| Rabu, 19 Desember 2007 | SEMARANG |
Peran Perempuan Dapat Memutus Rantai KemiskinanSEMARANG- Keterlibatan perempuan dalam upaya ekonomis produktif melalui payung kebijakan peningkatan produktivitas ekonomi perempuan dan pengembangan model desa prima diyakini dapat memutus rantai kemiskinan. Hal itu disampaikan Dewan Penasihat Badan Koordinasi Organisasi Wanita Jateng, Zaimatun Ali Mufiz saat membacakan sambutan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Dr Meutia Hatta Swasono pada peringatan Hari Ibu Ke-79, di Balai Diponegoro, Selasa (18/12). Dijelaskannya, motivasi menyelesaikan wajib belajar 9 tahun, mencegah drop out anak perempuan dan pemberantasan buta aksara perempuan usia produktif, akan meluaskan pilihan hidup bagi perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan. Produktivitas perempuan akan meningkat jika ditunjang derajat kesehatan dan status gizi ibu dan anak yang prima. ''Penurunan angka kematian ibu, bayi, dan balita melalui gerakan sayang ibu, rumah sakit sayang ibu, kecamatan sayang ibu akan berhasil apabila disertai gerakan suami siaga sebagai peran serta kaum lelaki dalam kesehatan reproduksi.'' Upaya pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan serta perlindungan anak dinilai perlu terus diinternalisasi dan dilembagakan ke dalam 1 unit kerja terstruktur di daerah. Pasalnya, permasalahan perempuan dan anak semakin komplek. Apalagi jumlah perempuan mendekati separo jumlah penduduk. Acara yang dihadiri Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Agus Soeyitno dan Ketua Dharma Pertiwi Daerah D, Dina Agus Soeyitno itu, juga dimeriahkan pertunjukan musik dari Gema Kirana Band dan peragaan busana. Diberikan pula penghargaan bagi kecamatan sayang ibu, rumah sakit sayang ibu, pengelola bina keluarga balita, perusahaan pembina terbaik tenaga kerja perempuan, balita sehat kelompok umur 6-24 bulan, dan balita sehat kelompok umur 2-5 tahun tingkat Jateng. Ketua panitia Sukirman Purban menjelaskan, berbagai kegiatan dilakukan dalam rangka Hari Ibu tahun ini. Antara lain, ceramah psikologi anak remaja dan kepribadian wanita di Aula Makodam IV/Diponegoro, donor darah, anjangsana ke LP Wanita Bulu dan Panti Wreda Wening Ungaran, gerak jalan sehat, dialog interaktif di radio, dll. (H11-56) |