| Selasa, 18 Desember 2007 | PANTURA |
100 Rumah Disapu Angin Puting Beliung
BATANG-Sedikitnya 100 rumah di wilayah Kabupaten Batang rusak akibat disapu angin puting beliung yang terjadi, Senin (17/12) siang kemarin. Kerusakan parah menimpa rumah warga Desa Karanganyar, Kecamatan Batang. Berdasarkan data yang diperoleh sementara, delapan rumah roboh, 16 rumah rusak berat dan 70 rusak ringan. ''Perangkat desa masih melakukan pendataan,'' ucap Kades Hj Mutasrifah saat ditemui di sela-sela memantau warganya yang sedang membetulkan rumahnya. Dia menuturkan, angin puting beliung datang dari arah utara sekitar pukul 11.15 saat hujan turun.''Suaranya gemuruh sekali, beberapa perangkat desa saya ajak keluar sambil mengumandangkan azan. Setelah itu angin bergerak ke selatan,'' tuturnya. Beberapa saat kemudian, dia mendengar informasi belasan rumah di daerah selatan gentengnya beterbangan. Karena, disapu puting beliung, sedangkan ratusan pohon bertumbangan. A Hakim (30), saksi yang lain mengisahkan, saat angin puting beliung datang warga segera bergegas ke luar rumah. ''Suaranya mengerikan saat itu meskipun hujan warga yang masih memasak di dapur saling berlarian. Setelah itu terdengar suara angin merusak bagian rumah.'' Dia menambahkan, warga berlarian ke arah musala. Selanjutnya saling mengumandangan azan. ''Pohon-pohon yang tinggi terlihat meliuk-liuk. Sementara genteng beterbangan.'' Atas kejadian itu, dia langsung mengontak PLN untuk memutuskan aliran. Selanjutnya menghubungi kantor kecamatan. Muspika Kecamatan Batang, yang memperoleh informasi itu pun langsung menuju ke Karanganyar. Dalam suasana masih hujan dan ketakutan, puluhan penduduk menyelamatkan barang-barangnya. Bupati H Bambang Bintoro dan Wakapolres Kompol Drs Suroso SM MM dalam perjalanan menuju ke DPRD meluangkan waktunya meninjau lokasi bencana. Beberapa saat kemudian Ketua PMI Ir Yan Hadiyanta tiba dilokasi bersama anggota. Selanjutnya didampingi kades mendata korban maupun kerusakan. ''Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa. PMI sudah mengirimkan beras satu ton, mi instan, serta obat-obatan selain itu anggota KSR,'' ucap Yan Hadiyanto. Sementara itu, sekitar pukul 14.30 bupati seusai rapat di DPRD, kembali mendatangi lokasi musibah. Dia mengajak seluruh kepala dinas, badan, asisten, kantor maupun bagian kembali mengunjungi Desa Karanganyar. '"Saya juga mengajak teman-teman anggota DPRD. Untuk menjaga keamanan selama listrik masih padam, kami sudah koordinasi dengan Polres. Demikian pula Kodim sudah menerjunkan anggotanya.'' Wakapolres Kompol Suroso menambahkan, pihaknya siap menerjunkan anggota Sat Samapta di lokasi bencana. Selain itu juga anggota dari Satreskrimdan Intekam, disamping meningkatkan intensitas patroli. Kepala Kantor Kerbersihan dan Pertamanan (KKP), Sugiatmo SH kemarin mengerahkan petugasnya untuk membantu warga. (ar-17) |