| Selasa, 18 Desember 2007 | OLAHRAGA |
Federer dan Henin Dinyatakan Juara DuniaPARIS- Federasi Tenis Internasional (ITF) kemarin mengumumkan petenis nomor satu dunia, Roger Federer dan Justine Henin, sebagai juara dunia ITF 2007. Federer yang menjuarai Australia Terbuka, Wimbledon, dan Amerika Serikat (AS) Terbuka musim ini mendapat penghargaan tersebut untuk keempat kalinya secara beruntun. Henin yang menjuarai Prancis dan AS Terbuka menjadi juara dunia untuk kali ketiga. "Merupakan suatu kehormatan dinyatakan sebagai juara dunia ITF untuk tahun keempat berturut-turut. Setiap tahun, saya menghadapi tantangan baru. Saya bangga mampu meningkatkan tingkat permainan bila diperlukan. Titel ini merupakan sebuah kepuasan besar selain mempertahankan peringkat nomor satu," kata Federer. Henin menjadi juara dunia putri untuk kali kedua secara beruntun. Dia sebelumnya menerima penghargaan tersebut pada 2003. Petenis Belgia berusia 25 tahun itu melengkapi kesuksesan musim ini menjuarai turnamen tutup tahun WTA Championship di Madrid. "Ini sudah pasti merupakan musim terbaik selama karier saya. Tahun ini merupakan tahun yang paling menantang, tetapi saya tetap positif dan membuktikan tak ada yang tidak mungkin bila Anda bekerja keras. Di atas semuanya, permainan terbaik saya masih harus ditingkatkan," ungkap Henin. Ganda ITF juga mengumumkan petenis kembar AS, Bob dan Mike Bryan sebagai juara dunia ganda putra. Pasangan gado-gado Zimbabwe/ AS, Cara Black dan Liezel Huber, dinobatkan sebagai juara dunia ganda putri. Bryan bersaudara meraih titel juara dunia untuk tahun kelima secara beruntun. Hal itu merupakan suatu rekor baru. Pasangan tersebut meraih 11 gelar pada 2007, termasuk Australia Terbuka dan runner-up Wimbledon. Mereka juga tak terkalahkan selama bermain untuk tim AS di Piala Davis. Black dan Huber meraih titel tersebut untuk kali pertama selama karier mereka. Ganda tersebut menjuarai sembilan event selama tahun ini, termasuk dua gelar Grand Slam dari Australia Terbuka dan Wimbledon. Mereka juga berjaya pada turnamen tutup tahun. ITF juga menetapkan Ricardas Berankis (Lithuania) dan Urszula Radwanska (Polandia) sebagai juara dunia yunior. "Mereka yang terpilih adalah petenis-petenis terbaik tahun ini. Federer dan Henin, misalnya, menikmati saat-saat menyenangkan untuk mempertahankan status mereka sebagai pemain nomor satu dunia. Pencapaian keduanya di ajang Grand Slam menjadikan mereka sebagai pilihan yang jelas untuk juara dunia," terang Presiden ITF Francesco Ricci Bitti. (rtr,H29-78) |