logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 18 Desember 2007 SEMARANG
Line

Bazar Jadi Tempat Melepas Kangen

  • Pelantikan Perwira TNI dan Polri di Akpol

SUASANA di Lapangan Tembak kompleks Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, kemarin, terlihat lain dari hari biasanya. Di tempat latihan menembak para calon perwira pertama polisi itu, seharian tak lagi terdengar suara dar der dor.

Namun yang terjadi adalah suara gaduh, berisik dan luapan kegemberiaan para orang tua dan sanak keluarga para taruna TNI dan Polri yang telah dilantik Presiden SBY menjadi perwira remaja.

Ya di tempat itu digelar bazar yang menjual aneka cindera mata, dan berbagai produk yang disajikan langsung oleh sejumlah perusahaan yang berpartisipasi mendukung kegiatan pelantikan tersebut.

Antara lain, aneka jamu kuat tradisional dan minuman kesehatan berlabel Jamu Leo, air mineral Club, Teh Tongji, aneka roti dari Linda Bakery, hingga rokok kretek Djira.

Kelelahan yang menghinggapi 942 taruna TNI dan Polri yang telah dilantik menjadi perwira remaja, dalam beberapa hari terakhir, rasa-rasanya, pun dalam sekejap langsung sirna.

Contohnya, Ipda Rafles Marpaung. Perwira remaja polisi itu, di tengah keasyikan melepas kangen, langsung memesan jamu kuat yang dipercaya dapat memulihkan tubuhnya yang letih. ''Ini jamu gendong ya. Saya bikinkan dong biar nggak pegel linu,'' pinta pria kelahiran Jakarta itu.

Pegel Linu

Dua wanita penjaja jamu gendong di stan Jamu Leo langsung menunjukkan jamu tradisional berlabel ''Pegel Linu''. ''Yang ini aja ya. Pasti tenaganya pulih kembali,'' tutur salah seorang penjaja jamu itu yang mengenakan kebaya.

Senyum dan canda tawa pun langsung membuncah. Salah seorang terpidana bebas kasus dugaan penganiayaan salah seorang taruna Akpol, yang turut dilantik, Ipda Satria Dwi Dharma, bersama kedua orang tuanya juga duduk di bawah tenda besar lokasi bazar itu.

Sementara itu, melihat Ipda Rafles memesan jamu, sejumlah rekannya turut menyerbu minta dibuatkan jamu yang serupa. Bahkan keluarga perwira remaja yang terkena masuk angin langsung memesan jamu masuk angin. Antrean panjang pun membuat dua penjaga stan itu kerepotan.

Stan lain yang diserbu adalah stan makanan siap saji. Juga minuman air mineral Club dan Teh Tongji yang menyajikan teh hangat dan dingin. Suasana bazar kian semarak, ketika melengking suara seorang biduan diiringi musik organ tunggal. '' O, o kamu ketahuan. Pacaran lagi...''. Ya petilan bait lagu Ketahuan dari Matta membuat suasana menjadi kian bersahaja.

Menurut Ketua Panitia Bazar Drs Herman Hartono, pihaknya memang mengajak sejumlah produsen aneka makanan, minuman, rokok dan jamu untuk berpartisipasi dalam Praspa TNI dan Palantikan Perwira TNI-Polri.

''Ya setelah upacara, para orang tua dan sanak keluarga perwira yang baru dilantik kan butuh tempat untuk melepas kangen. Kami akhirnya menggelar bazar yang juga disediakan tempat duduk dan meja untuk sarana makan dan minum sambil ngobrol santai,'' terang dia yang juga Direktur PT Leo Agung Raya.

Pihaknya sudah menduga, lokasi bazar yang digelar tepat di belakang lapangan Bhayangkara diserbu para orang tua dan keluarga perwira yang baru dilantik tersebut.

''Jika ada kekurangan, tahun-tahun berikutnya kalau ada kegiatan pelantikan di Akpol, kami akan menyajikan lebih baik lagi,'' terang dia.(Riyono Toepra, Fahmi Z Mardizansyah-41)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA