| Selasa, 18 Desember 2007 | EKONOMI |
13 Pabrik Tekstil Jabar Pindah ke Jateng
SEMARANG- Aktivitas Industri Tekstil Produk Tekstil (TPT) di Jateng khususnya TPT garmen terus melaju seiring dengan penambahan relokasi 13 pabrik tekstil dari Jabar ke Jateng. Relokasi 13 pabrik tekstil Jabodetabek ke Jateng ini diperkirakan akan menyerap sampai 30 ribu tenaga kerja bidang garmen. ''Beberapa wilayah relokasi adalah Solo, Sragen, Karanganyar, dan Kabupaten Semarang dengan rata-rata investasi masing-masing lebih dari Rp 70 miliar,'' ujar Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Jateng Abdul Sulhadi dikantornya, kemarin. Industri TPT garmen yang melakukan relokasi ini diantaranya PT Honey Lady Utama (Kabupaten Semarang). PT Agro Manunggal Tekstil (Kabupaten Sukoharjo), PT Bintang Makmur Sentosa (Kabupaten Sragen), serta beberapa TPT garmen di wilayah Surakarta. Faktor UMK Beberapa keunggulan Jateng yang menjadi daya tarik para pelaku usaha garmen, di antaranya penyediaan infrastruktur baik itu akses sarana/ prasarana jalan maupun pelabuhan yang sudah bertaraf internasional. Selain itu, lanjut Sulhadi, banyak tenaga kerja yang tersedia dengan upah tenaga kerja yang relatif lebih terjangkau pada sektor industri padat karya. ''Tapi jangan sampai hanya karena faktor UMK saja tetapi juga nilai tawar pekerja dengan ketrampilan yang dimiliki. Pelatihan inilah yang akan terus dikembangkan bersama dengan Asosiasi Pertekstilan,'' imbuhnya. (J14-59 ) |