logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 16 Desember 2007 SEMARANG
Line

Kampung Wedang

Upaya Memupuk Jiwa Wirausaha Hippi

KAMPOENG Wedang. Demikian nama yang diambil dari sebuah hajatan yang digagas oleh Jaringan Rumah USAHA, Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) Jateng, Kadin dan Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Techno Center di halaman BLPT Jl Brotojoyo Raya.

Nama itu cukup membuat geleng kepala orang yang hadir. Apa pasal? Tentu dengan mendengar nama Kampoeng (baca: kampung) Wedang saja, orang akan mengira di sana pasti akan terhidang berbagai minuman (wedang-bahasa Jawa), dengan berbagai varian atau daerah asal.

Tempatnya pun dibayangkan begitu asyik, layaknya tempat nongkrong di sebuah bedeng yang ada di tengah sawah atau di sebuah kampung berhawa sejuk nan indah.

Namanya pun diambil kampoeng - bukan kampung, agar terkesan di era 1950-an

Namun apa daya, gambaran itu terbuyarkan saat datang ke sana. Ternyata kampung itu hanya sekadar sebuah tempat pameran dengan segala stan yang disulap menjadi sebuah maket perkampungan.

Termasuk hawa udara jangan dibayangkan sejuk, lo! Jauh dari itu sangat panas dan kering.

''Iya, saya kira dengan datang ke sana, bisa dapatkan berbagi wedangan. Eh, ternyata hanya sebuah pameran!,'' begitu tutur Anggoro salah seorang warga Semarang yang menyempatkan diri datang ke tempat itu.

Terlepas adanya kemasygulan dari masyarakat, cara dengan ''menjual'' nama kampung wedang cukup smart dalam menggagas suatu pameran. Setidaknya akan menarik rasa penasaran orang agar datang ke tempat itu.

Acara dilaksanakan selama lima hari, dibuka Sabtu (15/12) sampai 20 Desember. Sebagaimana sebuah kampung, tempat pameran itu diplot menjadi kampung kuliner, kampung kerajinan, kampung perabot, kampung tanduran, pit onthel sampai festival dolanan bocah.

Diungkapkan Ketua HIPPI Jateng HM Sudiro AP tujuan penyelenggaraan itu adalah memupuk jiwa kewirausahaan.

''Memang diseting sebagai kampung wedangan, harapannya sebagai tempat ngobrol-ngobrol layaknya saat wedangan. Kita akan membicarakan soal bagaimana kiat sukses berwirausaha, memberikan motivasi, sehingga tidak hanya pameran,'' ujarnya.

Dalam pembukaannya sambutan Gubernur Jateng Ali Mufiz yang dibacakan oleh Kepala Biro Perekonomian Daerah Ihwan Sudrajat, menyambut baik pameran itu. (Dicky Priyanto-41)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA