logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 14 Desember 2007 SALA
Line

Subosukowonosraten

Dana Buta Aksara Ditambah

SOLO- Tahun 2008, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah menargetkan bebas buta aksara. Provinsi telah menyiapkan anggaran tambahan untuk pelaksanaanya. Kasi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Subdin PLS Olahraga Jawa Tengah, Sukirno mengatakan, pihaknya menetapkan program Keaksaraan Fungsional (KF) dengan tiga tahapan yaitu pemberantasan, pembinaan, dan pelestarian.

"Kota Surakarta termasuk rendah buta aksaranya, tetapi tetap harus dituntaskan dengan tahapan-tahapan tersebut," ujarnya ketika ditemui di sela -sela Rapat Koordinasi Percepatan Pemberantasan Buta Aksara, di Kantor Cabang Dikpora Banjarsari, Kamis (13/12).

Target pada tahap pemberantasan adalah buta aksara murni, dan siswa drop out SD/ MI kelas 1. Untuk tahap pembina yang ditargetkan adalah mereka yang sudah lulus tahap pemberantasan dan DO SD/ MI kelas 2. Adapun tahap pelestarian ditujukan bagi mereka yang lulus tahap sebelumnya dan DO SD/ MI kelas 3. (J6-42)

Batal, Siaran Persis Vs Persiwa

SOLO - Siaran langsung duel kandang Persis Solo melawan Persiwa Wamena di Stadion Manahan, Selasa (18/12), di sebuah stasiun televisi, batal. Pembatalan rencana itu membuat panitia pelaksana (panpel) pertandingan lebih leluasa menentukan jam pertandingan.

Ketua Panpel Pertandingan Persis, Paulus Haryoto mengungkapkan, partai tersebut semula akan digelar Selasa pukul 18.30, sesuai jadwal siaran langsung televisi. Namun, Selasa (12/12) lalu, dia mendapat informasi susulan dari pihak manajemen stasiun televisi tersebut bahwa rencana siaran langsung dibatalkan.

Informasi tersebut juga menyebutkan pembatalan agenda siaran langsung Persis menjamu Persipura Jayapura, Sabtu (22/12).

''Sekarang kami akan menentukan lagi jadwal kick off, apakah pertandingan nanti diselenggarakan sore atau malam hari,'' kata Paulus, kemarin.(D11-42)

Bagikan Kondom lewat Polsek

KARANGANYAR-Kampanye partisipasi pria dalam keluarga berencana terus digencarkan. Dinas Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Sosial (KBKS) Karangayar membagi kondom gratis ke masyarakat melalui Polsek dan Koramil di 17 kecamatan mulai bulan ini.

''Rencananya akan kami mulai Sabtu. Setiap Polsek/Koramil mendapat satu toples (144 buah) kondom. Siapa pun orang dewasa yang datang ke kantor itu boleh mengambil secara gratis,'' kata Shobari, Kepala Dinas KBKS, Kamis.

Dikatakannya, kedua instansi itu dinilai terbuka untuk umum dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu pasti banyak didatangi warga, sehingga efektif untuk memasyarakatkan kondom.

Penyebaran kondom juga akan dilakukan di kantor dinas, badan, dan bagian di Pemkab yang juga ramai dikunjungi tamu. Juga di ruang tunggu Bupati, Wabup serta Kantor Pelayanan Terpadu.(an-63)

Tuntut Pindahan Pasar Diundur

KLATEN - Para pedagang mendesak Pemkab Klaten agar mengundurkan rencana pindahan ke Pasar Delanggu, yang baru saja selesai dibangun kembali, sampai akhir Desember.

Pasalnya, sampai Kamis (13/12) kemarin masih ada beberapa pedagang belum membereskan pembukaan rekening bank untuk mendapatkan subsidi dan akta jual beli.

Padahal, batas waktu penyelesaian yang ditetapkan pemkab adalah 15 Desember (Sabtu besok). Para pedagang akan dipindah pada hari itu juga.

Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Delanggu (P3D) Purwanti mengatakan, masih ada 16 anggotanya belum selesai mengurus persyaratan, karena terlambat mengikuti undian.

''Kalau sampai batas waktu yang ditetapkan mereka belum juga selesai mengurus persyaratan dan terancam dicoret, jelas tidak bisa kami terima,'' ujar dia, kemarin.

Kepala Kantor Pengelolaan Pasar (KPP) Drs Sugiharjo Saptoaji mengatakan, batas waktu pemindahan bisa saja diundur. ''Namun, semakin cepat selesai semakin baik,'' ujar dia.(H34-58)

Lapak PKL Harus Bongkar Pasang

BOYOLALI - Para PKL yang mangkal di depan Pasar Pengging, Kecamatan Banyudono, Boyolali diharuskan memakai tenda atau lapak dengan sistem bongkar pasang, mulai akhir Desember.

Usai berjualan, semua tenda harus dibongkar dan lokasi berjualan kembali bersih. Demikian masukan yang didapat pada acara sosialisasi penataan PKL, di Kantor Cabang Dinas Pasar Pengging, Kamis (13/12).

Acara dipimpin Kasubdin Pembinaan Pemeliharaan dan Pengembangan (P3) Dinas Pasar Drs Subroto. Sayang, acara itu tak banyak menarik minat PKL. Dari 40 PKL terdaftar, hanya 19 yang datang.

Para pedagang yang hadir pada sosialisasi itu mengatakan, mereka bisa memahami keinginan pemkab agar PKL memakai tenda bongkar pasang. Hanya saja, mereka meminta waktu untuk melakukan persiapan. (G10-58)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA