| Jumat, 14 Desember 2007 | MURIA |
Mobil Hasil Kejahatan Ditemukan
JEPARA - Mobil Avansa hitam milik Muinah Alaina (57), warga RT 2 RW 4, Desa Potroyudan yang beberapa waktu lalu melaporkan kasus penggelapan dan penipuan dukun palsu Ahmad Zaenuri (60), warga RT 2 RW 7, Desa Bandungharjo, Kecamatan Keling ditemukan polisi di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mobil tersebut dalam kondisi rusak parah. Kaca depan sudah pecah dan bemper depan ringsek dan tidak utuh lagi. Setelah diidentifikasi polisi, mobil tersebut dibawa ke bengkel untuk diperbaiki oleh pemiliknya. Kapolres Jepara AKBP Pristio Dwi Antono melalui Kasat Reskrim AKP Fadly Samad mengemukakan, mobil tersebut ditemukan setelah pihaknya memeriksa tersangka dan melakukan pengembangan. Setelah mendapatkan keterangan, polisi mendapati mobil tersebut sudah berpindah tangan ke Rachman Hakim (38), warga Bantul. Dan, Rachman menderita kerugian Rp 112 juta karena ditipu Ahmad Zaenuri. "Setelah melakukan pengembangan, mobil didapat di tangan orang lain di Bantul, Yogyakarta. Kini sudah diserahkan kepada pemiliknya," ungkap Fadly, Kamis (13/12). Fadly juga mengungkapkan, Rachman juga termasuk korban janji-janji manis tersangka. Selain Rachman, Polres juga menerima laporan dari korban Zaenuri yang mengaku tertipu tersangka dengan kerugian Rp 50 juta. "Kedua korban hingga saat ini masih periksa dan dimintai keterangan untuk mengembangkan kasus ini lebih lanjut dan dipertemukan dangan tersangka," ujar Fadly. Dengan Wiridan Seperti diberitakan, Zaenuri mengaku bisa menggandakan sejumlah uang dan mencarikan harta karun ditangkap Polres Jepara dalam sebuah penggerebekan, Rabu (5/12) sekitar pukul 20.00. Pelaku dibantu Nuryahman (46), warga Desa Tubanan, Kecamatan Kembang melakukannya dengan wiridan agar doa bisa terkabul. Penangkapan tersangka yang mengaku dukun tersebut dilakukan setelah menggelar ritual memanggil arwah leluhur di sebuah gudang mebel Asri Furnitur di Ngabul, Kecamatan Tahunan. Gudang itu disewa Ahmad untuk menggelar ritual mendatangkan segepok uang dan perhiasan dengan bantuan arwah pengawal Soekarno dan arwah leluhur lain. (J4-69) |