| Jumat, 14 Desember 2007 | EKONOMI |
Lagi, Hipmi Sebarkan Virus KewirausahaanSEMARANG-Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) bakal terus menggenjot pelaku usaha baru, terutama dari kalangan generasi muda melalui jalur wirausaha. Melalui Roadshow Hipmi Empowering yang digelar di 6 kota, yakni Semarang, Kudus, Pekalongan, Solo, Magelang, dan Purwokerto mulai Kamis (13/12) kemarin, diharapkan terbentuk generasi muda pencipta lapangan kerja dan bukan sebaliknya justru mencari lapangan pekerjaan. Demikian diungkapkan Ketua Umum BPD Hipmi Jateng Kukrit SW saat pembukaan Hipmi Empowering di Patra Semarang Convention Hotel, kemarin. Kegiatan yang dibuka Gubernur Jateng Ali Mufiz juga dihadiri Ketua Kadin Jateng Solichedi, para pelaku usaha muda yang merintis jalur wirausaha, Gapensi, serta berbagai asosiasi dan delapan organisasi kepemudaan, di antaranya KNPI, Karang Taruna, dan IPPNU. Kegiatan ini sejalan dengan program Hipmi yang pernah dicanangkan Februari lalu, yakni pencanangan gerakan kewirausahaan untuk menciptakan satu juta wirausaha baru sampai 2010. Dengan tantangan globalisasi yang semakin berat, menurut Kukrit, jangan sampai generasi muda hanya menjadi penonton di negeri sendiri. ''Untuk menjadi wirausaha jangan hanya siap sukses, tapi juga harus tahan banting dan berani gagal,'' jelasnya Proses Panjang Roadshow Hipmi diisi dengan berbagai pelatihan, seperti bagaimana menggali peluang bisnis oleh Coca Cola, menyajikan proposal bisnis yang disampaikan BRI, dan prospek ekonomi 2008. Para peserta juga mendapatkan training ESQ. Sementara itu, Gubernur Jateng Ali Mufiz menyatakan, program penciptaan wirausaha baru memang membutuhkan waktu dan proses panjang. Dalam perjalanannya, pengembangan kewirausahaan bukan hanya milik pelaku usaha, karena pendekatan ini juga diadopsi kalangan pemerintahan. ''Salah satunya, efisiensi yang perlu diterapkan dalam usaha apapun, termasuk pemerintahan. Namun hanya bisa berhasil jika ada komitmen dan konsisten dengan pendidikan serta pelatihan,'' paparnya. (J14-33) |