| Jumat, 14 Desember 2007 | BUDAYA |
Pasar Lagu Mandarin Pilihan Four SeasonsJAKARTA - Sebuah boyband baru hadir di ranah musik Indonesia. Kendati saat ini bukan masa keemasan bagi boyband, Four Seasons -- nama mereka -- menyatakan optimistis bakal diterima pencinta musik, terutama penggemar musik Mandarin. Kelompok vokal berawak empat anak muda Jakarta itu meluncurkan album perdana, Four Seasons of Love. Album itu berisi 10 tembang berbahasa Mandarin. ''Album perdana mereka diedarkan di pasar Indonesia Oktober 2007. Langkah itu kami lakukan mengingat persentasi segmen pasar Mandarin di Indonesia cukup besar. Selama ini segmen itu belum kami sentuh secara khusus,'' ujar Daniel Tumiwa, Sales & Marketing Director Universal Music Indonesia. Satu yang unik, mereka tampil dengan nama panggilan bertema sesuai dengan judul kelompok bentukan 14 Februari 2003 itu. Merek adalah Spring (Franco), Summer (Hendrik), Autumn (Josep), dan Winter (Tjhan N Grundig). Singgel pertama mereka, "Wo Bu Pa (I Am Not Affraid)", menampilkan pop Mandarin yang kental. Sangat cocok bagi generasi muda dan yang berjiwa muda: dinamis dan modern. Semua lagu lain adalah ciptaan mereka, kecuali "Ziu Mei Li De Hui Yi (The Most Beautiful Memory)" dari lagu "Kenangan Terindah" Samsons serta "Good Bye My Love", lagu lama yang dipopulerkan Teressa Teng. (tn-53) |