| Rabu, 12 Desember 2007 | NASIONAL |
Aneka WartaBandar Narkoba DitembakSURABAYA- Satu per satu bandar gede narkoba ditembak polisi di wilayah Jatim. Agus (25),warga Pesapen, Kota Surabaya, seorang bandar narkoba dilumpuhkan polisi dengan timah panas. Kini, tersangka meringkuk di tahanan Polda Jatim. Aksi penembakan terhadap Agus karena dia berusaha melarikan diri saat digerebek. "Kami mengamankan barang bukti berupa SS dan ekstasi dalam jumlah cukup banyak," kata Direktur Narkoba Polda Jatim, AKBP Coki Manurung kepada wartawan di Surabaya, Selasa (11/12). Ekstasi yang diamankan dari penggerebekan terhadap Agus adalah berwarna merah dengan logo armani. Selain itu, ada 11 bungkus SS dengan berat total 135,4 gram juga diamankan dari tangan tersangka. Sebelum menangkap Agus, polisi telah mengamankan Ratno (25), warga Lebak Permai, Surabaya yang juga menjadi jaringan peredaran narkoba di Surabaya. Dari tangan Ratno, polisi mengamankan 36 ekstasi logo armani dan 5 ekstasi warna kuning logo PS. (G14-60) Kasus Tanah Akan Diusut JAKARTA- Fraksi Kebangkitan Bangsa DPR bekerja sama dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mengusut tuntas kasus-kasus tanah rakyat yang terkait dengan TNI, pengusaha, dan pemerintah. Dalam siaran pers yang diterima Suara Merdeka, Selasa (11/12), dijelaskan kasus sengketa tanah rakyat yang dimaksud adalah Alastlogo Pasuruan, Lapindo Sidoarjo, Ujung Surabaya, Lagoi Tanjung Pinang Bintan, Kepulauan Riau, dan Ulayat Rokan Hilir Riau. Kesepakatan kerja sama tersebut berlangsung pada Selasa (11/12) di Kantor Komnas HAM Jakarta. Data-data kasus tanah tersebut diserahkan oleh Ketua FKB DPR Effendy Choirie didampingi Nursyahbani Katjasungkana diterima anggota Komnas HAM, Johny Nelson Simanjuntak. ''Prioritas dari kasus tanah itu adalah Alastlogo dan Lapindo. Komnas HAM sendiri terjun ke kedua lokasi tersebut yang terindikasi adanya pelanggaran HAM,'' kata Johny.(H28-48) Desa Tunggu Bantuan Pemprov SEMARANG- Pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota berharap Pemprov Jateng segera merealisasikan bantuan untuk desa/kelurahan, sebagaimana yang diatur dalam PP No 72/2005 tentang Desa dan PP No 73/2005 tentang Kelurahan. ''Kami mendapat banyak permintaan dari pemerintah kabupaten/kota agar pemprov segera memberikan bantuan sesuai regulasi itu. Permintaan ini disampaikan kepada Komisi A saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kabupaten/kota,'' kata anggota Komisi A HM Muzamil, Selasa (11/12). Komisi A melakukan kunker pada pekan lalu, sebagai tindak lanjut dari koordinasi dan fasilitasi program penyusunan data profil desa dan kelurahan, seperti yang diatur dalam Surat Depdagri No 414.3/2001/PMD tertanggal 4 Oktober 2007. (H7,H37-60) Lumpur Porong Kandung Iodium BANDUNG- Lumpur Porong Sidoarjo ternyata mengandung iodium. Adanya kandungan iodium pada Lumpur Porong itu diungkapkan peneliti Sabtanto Joko Suprapto dalam Seminar Sehari Bidang Geologi di Auditorium Geologi Bandung, kemarin. "Iodium cukup menonjol dalam kandungan bahan galian lumpur Porong. Meski harus dilakukan uji banding mengingat laboratorium yang biasa menganalisis kandungan iodium dalam batuan yang sangat terbatas, hasil analisis di dua lab lainnya sudah membuktikannya," kata peneliti dari Pusat Sumber Daya Geologi ESDM itu. Menurut Sabtanto, temuan iodium dalam bentuk padat merupakan yang pertama di Indonesia. Sebelumnya, kebutuhan akan iodium baru sebatas dieksplorasi dengan mengebor air purba sebelum dijadikan bentuk ekstrak di Surabaya oleh sebuah perusahaan farmasi. (dwi-60) |