logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 11 Desember 2007 PANTURA
Line

PWI Akan Bentuk Pokja Wartawan Kesehatan

TEGAL-Pekerjaan wartawan boleh dikata pekerjaan yang rawan berbagai penyakit. Akibat beban pekerjaan yang bisa dibilang tidak ringan ditambah kurang memperhatikan gizi makanan yang dikonsumsinya, menimbulkan beberapa wartawan mengidap penyakit berat. Hal ini bisa ditemui dari beberapa rekan wartawan senior yang terkena penyakit seperti jantung, stroke, stres, paru-paru basah dan darah tinggi.

"Penyakit-penyakit itu timbul karena mereka terlalu banyak duduk membuat berita, traveling ke berbagai kota, sering liputan malam hari. Ditambah kurang memperhatikan makanannya. Hal ini membuat wartawan mudah terkena penyakit," ucap Head of Public Relation PT Nesle Indonesia Brata T Hardjosubroto di sela-sela acara Safari Jurnalistik 2007-2008 yang diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Balaikota Tegal, Sabtu lalu (8/12).

Dalam Safari yang dihadiri Ketua PWI Jateng Sasongko Tedjo dan diikuti wartawan dari PWI Perwakilan Jateng 7 tersebut, PT Nestle memberikan materi mengenai pelatihan Nutrional Quotient (pengetahuan nutrisi) yang disampaikan Nutrition Advisor Mifta Novikasari. Digandengnya PT Nestle Indonesia oleh PWI ini karena PT Nestle merupakan salah satu perusahaan makanan dan minuman yang mempunyia kepedulian pada pendidikan.

Bangga

"Kami bangga PWI sangat menaruh perhatian terhadap kesehatan anggotanya," tutur Brata yang pernah menjadi wartawan selama 8 tahun di Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara. Pengetahuan masalah gizi ini penting karena efeknya sangat terasa bagi pemenuhan gizi keluarga pada anak. "Diharapkan dengan pengetahuan soal gizi dan kesehatan yang dimiliki oleh wartawan, mereka dapat menyebarluaskan kepada masyarakat," jelasnya.

Masalah kesehatan tersebut juga merupakan salah satu hal yang dipikirkan PWI Pusat. Untuk itu PWI akan membentuk kelompok kerja (Pokja) wartawan kesehatan di beberapa wilayah perwakilannya. Seperti yang disebutkan oleh Direktur Program Pusdiklat dan Karya Latihan Wartawan PWI Pusat Hendri CH Bangun pada saat sambutannya. "Sebagai bentuk kepedulian PWI terhadap kesehatan, akan dibentuk kelompok kerja wartawan kesehatan di sejumlah perwakilannya," jelasnya.

Beberapa provinsi yang dikunjungi PWI Pusat dalam safari jurnalistik yang ke-4 ini adalah Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Sulawesi Utara. Beberapa materi yang disampaikan antara lain Kode Etik Jurnalistik dan Aturan Hukum Pers yang disampaikan Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Widi Yarmanto dan Menjadi Wartawan Profesional yang disampaiakn oleh Direktur Program Penerbitan Media Encub Soebekti.(H45-17)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA