| Selasa, 11 Desember 2007 | INTERNASIONAL |
Inggris Tarik Pasukan dari BasraBAGDAD - Inggris akan menyerahkan provinsi Basra kepada Pemerintah Irak dalam dua pekan. Juru bicara Perdana Menteri Gordon Brown menegaskan hal itu kemarin, sehari setelah Brown melakukan lawatan mendadak ke Irak selatan. Brown mengatakan situasi keamanan Basra telah membaik. Kendati demikian selama kunjungan itu, para wartawan tidak diizinkan memberitakan lawatannya sebelum Brown meninggalkan Irak. ''Saya telah berbicara dengan PM Nuri al-Maliki dan dia telah meminta saya untuk menyampaikan terima kasihnya atas apa yang telah Anda lakukan untuk membangun kembali demokrasi Irak,'' kata Brown kepada para prajurit Inggris di Basra. ''Berkat operasi kita selama beberapa bulan terakhir, situasi keamanan meningkat. Itulah sebabnya PM Maliki merekomendasikan pemindahan kekuasaan provinsi Irak itu dalam dua pekan,'' tambahnya. Inggris memiliki sekitar 5.500 tentara di Irak selatan. Oktober lalu Brown mengatakan, jumlah tentara itu akan dikurangi menjadi 2.500 orang pada awal 2008 saat Irak menerima kembali Provinsi Basra. Para kritikus mengatakan, Basra kini menjadi basis gerakan milisi syiah. (rtr-ben-25) |