logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 08 Desember 2007 NASIONAL
Line

JELANG PILGUB 2008

Poppy Dharsono Bersaing dengan Tamzil

SEMARANG- Perancang busana nasional Poppy Susanti Dharsono atau biasa dikenal Poppy Dharsono sudah bulat untuk masuk bursa pencalonan gubernur Jateng. Lewat tim suksesnya, dia mengambil formulir pendaftaran pilgub di kantor DPW PKB, Jumat (7/12).

Di hari yang sama, sesuai dengan rencana sebelumnya Bupati Kudus HM Tamzil juga telah mengambil formulir di PKB. Orang nomor satu di Kudus juga menguasakan pada Naibul Umam selaku koordinator HM Tamzil Center untuk mengurus pendaftarannya.

Tim sukses Poppy mengambil formulir sekitar pukul 11.00, sedang timnya Tamzil pada pukul 14.00. Keduanya mengambil formulir untuk posisi calon gubernur.

Menariknya pihak Poppy dengan mendatangkan beberapa ibu-ibu menampilkan aksi tetrikal yang menggambarkan penderitaan kaum perempuan saat ini, seperti soal harga sembako yang melonjak naik, mahalnya biaya pendidikan sampai pada masalah PHK.

Setelah kedua bakal calon itu mengambil formulir, sesuai aturan main dari DPW PKB Jateng, para bakal calon wajib menyosialisasikan visi dan misinya minimal di lima pengurus cabang.

Dituturkan Ketua tim sukses Poppy Dharsono, Aris Swara Sutomo, alasan Poppy tidak bisa mengambil sendiri formulir karena masih berada di Bali. Poppy merupakan salah seorang yang ditunjuk sebagai Duta Lingkungan yang sedang mengikuti konferensi perubahan iklim di Bali.

Namun Aris memastikan pada pengembalian formulir nanti, dipastikan Poppy akan menyerahkannya sendiri. ''Kemungkinnan paling lambat 17 Desember nanti akan dikembalikan.''

Dorongan Kiai

Sementara itu, pendaftaran Bupati Kudus sebagai bakal calon gubernur lewat PKB, dilakukan setelah ada dorongan dari para kiai. Tidak hanya itu, para pimpinan PKB di Jateng sendiri tidak keberatan untuk mendaftar di partai itu. Hal itu dikatakan Ir HM Tamzil MT di Semarang, kemarin.

Dikatakan, selain alasan di atas, pengambilan formulir setelah mendengar peluang itu dari Ketua DPP PPP Surya Dharma Ali. ''Di media, Ketua PPP itu mengatakan kalau dirinya dipersilakan mencari koalisi dan pasangannya. Bisa koalisi dengan PKB dan PDI-P,'' katanya menirukan pernyataan Ketua DPP PPP itu.

Dikatakan, bahwa pada prinsipnya dirinya akan membangun komunikasi dengan partai terbuka. Untuk itu, akan mengembalikan formulir setelah semua syarat dipenuhi.

Di samping itu, pendaftaran dilakukan karena sadar bahwa PPP yang mengusungnya perlu berkoalisi dengan partai lain. Ini mengingat PPP baru mendapat 10 persen kursi di DPRD

Dengan koalisi dengan PKB, menurutnya, akan memperbesar peluang untuk menang. (H37,H7,A14-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA