logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 08 Desember 2007 NASIONAL
Line

Istana Kuno di Jerusalem


SM/AFP PENGGALIAN: Tim arkeolog Israel sedang menggali reruntukan istana peninggalan 2.000 tahun lalu, di sebelah luar tembok Kota Lama Jerusalem, kemarin.(25)

JERUSALEM - Tim arkeolog Israel menemukan reruntukan bangunan megah peninggalan 2.000 tahun lalu di Jerusalem. Reruntukan itu diyakini adalah istana Ratu Helene dari Adiabene, wilayah yang sekarang bernama Irak utara.

Reruntukan istana itu ditemukan terletak di luar tembok Kota Lama Jerusalem, terbenam di bawah permukiman baru. Keberadaan situs kuno itu diketahui belum lama saat dilakukan pembangunan areal parkir di Jerusalem Timur.

Israel merebut Jerusalem Timur dari tangan Yordania pada Perang Timur Tengah 1967.

Lokasi penggalian terletak di Silwan, permukiman Arab yang dibangun di atas bekas permukiman paling kuno di Jerusalem.

Istana itu memiliki ruang-ruang penyimpanan, beberapa ruang tamu dan pertemuan, serta ruang-ruang ritual. Bangunan itu adalah temuan terbesar dan terlengkap yang pernah digali tim arkeolog di Kota Lama Jerusalem. Pada 2.000 tahun lalu, kawasan itu merupakan hunian kaum miskin. Sejarawan Yahudi Josephus Flavius menyebut, hanya ada seorang kaya di wilayah itu, yaitu keluarga Ratu Helene.

" Sangat mungkin istana itu adalah kediaman keluarga Helene," kata arkeolog Israel Doron Ben-Ami. " Bangunan megah itu dihancurkan saat penghancuran Jerusalem pada tahun 70 Masehi."

Istana itu dibangun saat Jerusalem masih menjadi ibu kota Provinsi Yudea Kerajaan Romawi. Bangunan itu dihancurkan saat wilayah itu ditaklukkan tentara Romawi.

Tim penggalian situs menyatakan, batu-batu di lantai dua dirobohkan ke arah pilar-pilar lantai satu, akibatnya bangunan itu ambruk. Mereka menemukan pecahan keramik dan koin dari masa tahun 70-an.

Ratu Helene berasal dari keluarga penguasa Adiabene, sekarang adalah Irak utara. Dia dan keluarganya berpindah memeluk Yudaisme dan memutuskan tinggal di Jerusalem pada paruh pertama abad pertama.(rtr-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA