logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 08 Desember 2007 BUDAYA
Line

Ari Lasso Duet dengan BCL

SETELAH sukses lewat empat album solo, kini Ari Lasso merilis album The Best of Ari Lasso. Album yang dia katakan sebagai balas budi kepada penggemar itu merangkum sembilan lagu hit plus tiga lagu anyar.

"Sebenarnya terkumpul 14 lagu hit. Namun saya pempatkan jadi sembilan dan saya kombinasikan dengan tiga lagu baru," katanya, ketika merilis album di bawah label Aquarius Musikindo itu di Jakarta, Kamis (6/12).

Mantan personel Dewa 19 itu sudah lama ingin menghasilkan album tersebut. Namun sebisa mungkin dia tampik pula sedini mungkin. "Karena di benak saya, jika seniman menghasilkan album the best of berarti pertanda kreativitas kesenimannya mandek. Karena itulah saya menolak mengompilasikan lagu-lagu hit saya," katanya.

Wujud perlawanan terhadap diri sendiri itu akhirnya luluh ketika mengetahui versi bajakan The Best of Ari Lasso laris di pasaran. "Padahal, semua orang tahu saya belum pernah secara resmi merilis album terbaik."

Untuk melawan pembajakan kompilasi lagu terbaik itulah, dia menggarap album itu selama lima bulan. Bukan cuma itu. Untuk memberikan warna baru sekaligus memberikan suguhan lebih berarti dan berisi, dia menyisipkan tiga lagu anyar. "Dan yang paling spesial, saya menggaet Bunga Citra Lestari (BCL-Red)."

Benar saja, di atas panggung Ari Lasso berduet dengan BCL menembangkan lagu anyar "Aku dan Dirimu". Apakah itu bentuk ketidakpercayaan diri Ari atas eksistensi yang terbangun baik selama ini?

Ari menampik. Sebab, jauh sebelum BCL tenar sebagai pemain sinetron dan film, dia sudah berkeinginan berduet. "Saya pun sudah lama meminta lagu pada Mas Ari dan baru kesampaian sekarang," timpal BCL bungah.

Bagi Ari, keunikan warna vokal BCL yang punya penjiwaan yang baik terhadap lagulah yang jadi latar belakang keinginannya berduet.

Bagaimana tanggapan Wong Alas, penggemar Ari Lasso, atas album tersebut? Ternyata sangat baik. Mereka tak henti-henti memuji Ari Lasso.

Apakah penjualan album itu bakal membubung? "Dapat platium saja sudah baik," harap Albert Widjaja, produser pertunjukan Ari Lasso. (Benny Benke-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA