| Senin, 03 Desember 2007 | SALA |
Mau Nikah, Nekat MencuriSOLO- Hendak menikah, namun tidak memiliki modal, membuat Besari (21) warga Gabutan, Joyosuran, Pasarkliwon gelap mata. Untuk mewujudkan keinginannya itu, dia nekat mencuri tanaman hias di Sekolah Al Islam yang berada di Kampung Kusumodilagan, kemarin. Namun kejahatannya itu dipergoki warga, sehingga dia harus menjalani hidup dibalik jeruji tahanan. Kapolsektabs Pasarkliwon, AKP Arief Joko Saptono mengatakan, tersangka sempat menjadi bulan-bulan warga. Menurut Arief Joko, pencurian terungkap ketika salah seorang warga melihat tersangka bersama temannya sedang berada di atap eternit dekat pagar sekolahan. Kedua tersangka bermaksud hendak keluar dari sekolahan usai mencabuti tanaman hias jenis jemanii. ''Pada saat hendak keluar dari pagar, diketahui sejumlah warga yang sedang ronda. Kepergok mencuri Besari sempat dihajar massa hingga mengalami luka serius di kepala dan dibawa ke RS Kustati," tegas Arief Joko. Hanya saja, rekan Besari yang telah teridentifikasi, lanjut Kapolseltabes, dapat meloloskan diri dari kepungan warga. Besari dalam pemeriksaan di Mapolsektabes Pasarkliwon mengaku, aksi pencurian dilakukan bersama rekannya. Tersangka mengaku nekat mencuri karena terpaksa dan untuk biaya menikah. "Kalau berhasil mencuri dan hasil kejahatannya bisa dijual, rencananya saya belikan cincin untuk calon isteri dan biaya tambahan ongkos menikah," uangkap Besari dalam pengakuannya di hadapan petugas. (G11-42) |