logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 03 Desember 2007 KEDU & DIY
Line

Iranian Corner, Jendela Dunia Islam

  • Oleh Agung PW

BEBERAPA waktu terakhir ini negeri super power AS mengecap Iran sebagai salah satu negara yang tidak bersahabat alias ngeyel terutama dalam kaitannya dengan proyek nuklir. Namun propaganda AS agar dunia memusuhi Iran tidaklah mempan. Negatifnya pandangan dunia barat yang dimotori AS karena mereka tidak mengetahui kondisi sebenarnya negara tersebut.

Hal inilah yang membuat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendirikan Iranian Corner bekerja sama dengan Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia di kampus terpadu, Jl Lingkar Barat, Kasihan, Bantul. Duta Besar Iran Bahruz Kamalvandi meresmikan pusat informasi, akademik, budaya, dan lainnya, belum lama ini.

''Kesepakatan mendirikan Iranian Corner merupakan kerja sama untuk membangun pusat informasi dan kajian Iran yang berorientasi pada pengembangan akademik dan penguatan hubungan Indonesia dan negara tersebut melalui kerja sama kebudayaan,'' ungkap Direktur Iranian Corner UMY M Zahrul Anam MSi di sela-sela peresmian.

Sebelumnya, Dubes Bahruz memberikan stadium general bertemakan ''Peradaban Iran dari Masa ke Masa'' serta pemutaran film singkat ''Mengenal Iran: Selayang Pandang''. Usai acara itu, kedua belah pihak menandatangani nota kesepahaman antara Islamic Cultural Center (ICC) Jakarta dan tiga universitas yakni UMY, UAD, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Jendela Dunia Islam

Iranian Corner akan berperan sebagai jendela dunia Islam khususnya Iran yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan informasi tentang negara tersebut. Yang lebih penting lagi, menciptakan mutual understanding antardua budaya.

''Keberadaan Iranian Corner di beberapa perguruan tinggi ini akan memperkenalkan kekayaan peradaban Islam di Iran kepada para civitas academica dan juga masyarakat umum serta untuk memberikan informasi mengenai pengembangan pendidikan,'' jelas Zahrul.

Dia menambahkan, berbagai kegiatan yang akan dilakukan setelah dibukanya Iranian Corner misalnya pengajaran Bahasa Persia, pusat referensi tentang Iran dan kebudayaannya, penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, beasiswa belajar bagi dosen dan juga mahasiswa serta berbagai informasi kerja dan juga informasi lain.

''Itu semua untuk mendukung peningkatan kerja sama antara Indonesia dan Iran. Di sini terdapat sejumlah fasilitas antara lain jaringan IT melalui internet, saluran televisi Iran, referensi, jurnal, dan juga online jurnal,'' paparnya. (70)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA