logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 03 Desember 2007 BANYUMAS
Line

Beras Impor Tersisa 15.000 Ton

  • Dikirim ke Luar Jateng

PURWOKERTO-Beras impor sebanyak 30.000 ton yang disimpan di gudang Bulog Subdivre IV Banyumas, saat ini tinggal 15.000 ton. Beras eks Thailand itu telah dikirim ke beberapa daerah di luar Jawa Tengah.

Beras impor yang disimpan di gudang Bulog Banyumas merupakan stok beras cadangan nasional. Beras tersebut dikirim ke daerah di luar Jateng yang stoknya kurang. Daerah yang telah menerima kiriman beras impor itu adalah Jawa Barat dan Sumatera Utara.

''Dalam waktu dekat ini, beras impor yang masih ada di gudang Bulog Banyumas akan dikirim ke luar Jateng lagi sebanyak 5.000 ton,'' kata Kepala Bulog Subdivre IV Banyumas, Imam Syafei kemarin.

Dia mengatakan, beras impor tersebut sama sekali tidak ada yang didistribusikan di Jateng. Sebab Jateng pada tahun 2007 ini mengalami surplus beras. Beras impor yang masih tersisa itu, nantinya juga akan dikirim ke daerah lain yang membutuhkan. Tergantung dari Bulog Pusat, daerah mana yang akan dikirim.

Sementara untuk beras dalam negeri hasil pengadaan tahun 2007 yang dicapai Bulog Banyumas sebanyak 68.000 ton, saat ini stoknya masih sekitar 31.000 ton. Hasil pengadaan beras dalam negeri itu dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan raskin di empat kabupaten yang ada di wilayah kerja Subdivre IV Banyumas.

Untuk Raskin

Pencapaian pengadaan beras di Bulog Banyumas bahkan melebihi target. Targetnya adalah 60.000 ton, tapi bisa direalisasi 68.000 ton. Selain untuk raskin, beras dari Bulog Banyumas juga dikirim ke Bulog wilayah Kedu sebanyak 5.000 ton, masing-masing untuk Wonosobo 3.000 ton, Kebumen 1.500 ton dan Magelang 500 ton.

Meski ada yang dikirim ke Subdivre lain, kata Imam, stok beras dalam negeri yang ada di gudangnya masih cukup untuk tujuh bulan ke depan atau hingga bulan Juli 2008. ''Stok beras dalam negeri sebanyak 31.000 ton yang tersimpan di gudang masih aman,'' katanya.(G23-55)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA