| Sabtu, 01 Desember 2007 | NASIONAL |
JELANG PILGUB 2008Kalla Akan Minta Restu Kiai NU
SEMARANG - Perhatian Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Pilgub Jateng 2008 ternyata cukup tinggi. Terbukti, di sela-sela menghadiri acara peringatan HUT Partai Demokrat di Semarang, dia akan menyempatkan waktunya mengumpulkan kader Golkar se-Jateng dan bersilaturahmi dengan kiai NU, Minggu (2/12). Hal itu tidak lepas dari upaya partai berlambang pohon beringin tersebut untuk bisa memenangkan pilgub. Apalagi Golkar telah merangkul Ketua PWNU Jateng Moh Adnan sebagai calon wakil gubernur. Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng Dr Noor Achmad menyatakan kader yang akan dikumpulkan mulai dari dewan penasihat, seluruh ormas, badan, hingga lembaga di bawah partai itu. Mereka akan digembleng di Hotel Santika Premiere Jl Pandanaran, pukul 11.30, agar solid untuk memenangkan pasangan Bambang Sadono-Moh Adnan. Kemudian dilanjutkan pertemuan dengan kiai NU di Hotel Pandanaran pada pukul 16.00. ''Bertemu dengan kiai, setidaknya ingin memohon restu agar Pak Adnan bisa mendapatkan dukungan dari warga NU,'' tandas Rektor Universitas Wahid Hasyim itu. Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Hadi Utomo menyatakan Tim Sembilan telah mengerucutkan satu nama yang akan dicalonkan sebagai gubernur Jateng. H+10 Rakornas Dia memastikan nama tersebut disetujui Ketua Dewan Penasihat PD Susilo Bambang Yudhoyono, serta akan diumumkan sepuluh hari setelah Rakornas dan puncak HUT partai. ''Nama itu telah memenuhi kriteria yakni memiliki tingkat dukungan yang tinggi serta berjasa pada Demokrat,'' tandasnya. Namun siapa orang tersebut, dia masih merahasiakannya. Dia kembali meminta menunggu hingga H+10 Rakornas. Di Solo, Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir menegaskan, pihaknya masih menunggu keputusan DPP PPP untuk segera mendeklarasikan pasangan yang akan maju dalam Pilgub 2008. Berdasarkan keputusan DPP PAN dan hasil survei, kata dia, Abdul Rozak Rais yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPW PAN Jateng, ditetapkan maju sebagai cawagub mendampingi cagub dari PPP HM Tamzil. ''Kemungkinan besar deklarasi akan dilakukan awal Desember ini, namun tidak menutup kemungkinan Januari mendatang,'' kata dia Rozak Rais memastikan, pengajuan sebagai cawagub sudah keputusan akhir. Maka kalau tidak mendapat posisi tersebut, PAN dipastikan tak akan memberikan dukungan kepada Tamzil. Pernyataan itu menegaskan perkembangan koalisi PPP dan PAN yang dinilai sebagian pengurus partai berlambang Ka'bah itu masih sebatas wacana. ''Secara hitung-hitungan kita itu sama. PAN dan PPP dapat 10 kursi di DPRD Jateng. Kalau digabung jumlahnya 20%. Jadi kalau kita tidak mendapat jatah wakil gubernur, sulit untuk bisa menerima,'' tandas dia. (H37,H7,H46-62) | ||||