logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 01 Desember 2007 NASIONAL
Line

Garuda Diminta Cari Konsultan Eropa

JAKARTA- Wapres Jusuf Kalla tak mau menyalahkan pihak Uni Eropa yang telah memperpanjang larangan terbang bagi maskapai penerbangan asal Indonesia. Kalla justru meminta Garuda Indonesia mencari konsultan dari Uni Eropa guna membantu maskapai itu memenuhi standar keselamatan penerbangan yang menjadi alasan larangan terbang ke kawasan itu.

''Larangan terbang itu masalah standar yang ditetapkan Uni Eropa. Kita harus ikuti mereka. Tidak usahlah kita menyalahkan tindakan mereka karena tingginya standar tersebut. Itu justru harus menjadi cambuk bagi dunia penerbangan kita untuk memacu standarnya ke arah yang lebih baik,'' kata Wapres usai shalat Jumat di kantornya, kemarin (30/11).

Kalla berpendapat Indonesia tidak perlu mengambil tindakan balasan terhadap kebijakan UE tersebut. Sebab jika langkah balasan itu dilakukan maka kondisi dunia penerbangan justru akan semakin jelek.

Wapres mengakui, standar keamanan penerbangan yang ditetapkan Uni Eropa memang cukup tinggi. Bahkan lebih tinggi dari yang ditetapkan Amerika Serikat, Jepang, dan Australia.

Akan tetapi dia yakin penyesuaian standar oleh Garuda tersebut dapat dilakukan dalam waktu singkat dengan bantuan konsultan dari Eropa. ''Garuda sudah bicara dengan KLM beberapa waktu lalu. Mereka bisa menjelaskan bagaimana sebenarnya standar keselamatan mereka supaya kita bisa mengikuti,'' ujarnya.

Untuk saat ini pemerintah memang memprioritaskan Garuda dapat memenuhi standar keamanan dan keselamatan penerbangan Uni Eropa. Bukan berarti standar maskapai nasional diabaikan. (A20-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA