| Sabtu, 01 Desember 2007 | SEMARANG |
Jelang Grebeg Besar DemakPenjual Mainan Mulai Buka DasaranDEMAK - Kendati tradisi grebeg besar Demak baru dimulai Jumat (7/12), namun sejak kemarin sejumlah pedagang mainan sudah membuka dasaran. Di antaranya penjual celengan tanah liat. Mereka telah memajang dagangannya di sepanjang Jalan Sultan Fatah dan Tembiring.Salah seorang pedagang, Handoko (21) dari Ponorogo Jawa Timur mengaku memilih berjualan lebih awal agar mendapatkan tempat yang strategis. Selain itu dia meyakini, masyarakat Demak tertarik pada barang dagangan yang dijual lebih awal.''Mungkin ini kesannya mengada-ada, tetapi kenyataannya demikian,'' kata Handoko sambil menutup barang dagangannya dengan terpal plastik agar tidak terkena air hujan. Sore kemarin, di Demak diguyur hujan.Dia berharap hujan tidak turun di Demak selama berlangsungnya grebeg besar. Pada tahun-tahun lalu, hujan menjadikan pendapatannya menurun dratis. ''Kalau hujan tiba, pengunjung pun tidak akan datang. Dampaknya dagangan kami kurang laku.'' Menurut penuturannya, setiap tahun dia bersama teman lainnya selalu berjualan patung dari tanah liat dan celengan macan. Barang-barang tersebut diproduk warga desanya. Ada berbagai macam bentuk, antara lain macan, sapi, gajah, kambing, kucing dan anjing laut. Berbagai Hiburan Rata-rata dijual antara Rp 5.000 hingga Rp 45.000.Selain Handoko, juga terdapat penjual mainan anak-anak yang terbuat dari plastik dan kayu. Seperti kuda-kudaan yang terlihat di dekat terminal Demak. Kabag Humas Pemkab Demak, Rudi Santoso SH menjelaskan, pada grebeg besar tahun ini akan dimeriahkan dengan berbagai hiburan yang menghadirkan sejumlah artis, di antaranya Didi Kempot. Juga disediakan berbagai hadiah menarik untuk pengunjung.Grebeg merupakan tradisi tahunan yang diadakan setiap tanggal 10 Dzulhijah atau bersamaan dengan Hari Raya Idul Adha. Prosesi grebeg besar Demak diawali dengan iringan pembawa minyak jamas yang akan dipergunakan untuk menyucikan pusaka peninggalan Sunan Kalijaga. Sedang selama kegiatan itu diramaikan pasar malam dan berbagai hiburan rakyat. (H1-16) |