| Sabtu, 01 Desember 2007 | SEMARANG |
Lagi, Ditemukan Dua Penderita HIV/AIDSDEMAK - Ibarat fenomena gunung es, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Demak dari tahun ke tahun ditemukan penderita baru. Jumlahnya pun terus mengalami peningkatan. Selama tahun 2007, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) mencatat delapan penderita baru. Dengan demikian sejak di Demak ditemukan kasus itu pada tahun 2003, hingga sekarang sudah mencapai 21 penderita. Dari jumlah itu yang telah meninggal tujuh orang.Kepala DKK dokter H Budi Suprijatno M Kes melalui Kasi Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Sri Hartanto SKM mengatakan, selama tahun ini ada seorang penderita yang meninggal dunia. Namun dalam waktu yang sama diketahui dua penderita baru. ''Seorang di antaranya diketahui setelah melakukan pemeriksaan di VCT RSD Sunan Kalijaga,'' katanya.Beberapa waktu lalu, pihaknya menyosialisasikan VCT kepada 120 orang. Ternyata masih banyak warga yang tidak berani memeriksakan darahnya untuk diketahui positif tidaknya terhadap HIV. Terbukti dari jumlah itu, hanya ada 20 orang yang ikut diperiksa. Pada hari-hari biasa, pelayanan VCT tetap dibuka dan tanpa ada pungutan biaya. Selama ini sudah ada masyarakat yang datang sendiri untuk test darah. Sebagian besar penderita HIV/AIDS di Demak adalah mereka yang sebelumnya bekerja di luar daerah atau yang salah satu pasangan hidupnya kerja di luar daerah. Dia menambahkan, masyarakat tidak perlu menjauh atau mengucilkan para penderita HIV/AIDS. Kendati termasuk penyakit menular, tetapi cara penularannya hanya melalui hubungan seks atau melalui suntikan bekas penderita. (H1-16) |