| Sabtu, 01 Desember 2007 | SEMARANG |
Korban Angin Kencang MembaikGROBOGAN-Dua orang korban musibah angin kencang di Dusun Kuncen Desa Jambangan Geyer Selasa (27/11) sore kondisinya terus membaik setelah dirawat beberapa hari di RSD Dr Soedjati Purwodadi. Salah satu korban Slamet Ariyadi (5) bahkan mulai bisa beraktivas normal meskipun masih menderita lebam di bagian wajahnya. Sementara ibunya, Kasinem (38), terlihat lemas di pembaringan setelah kepala dan kakinya tertimpa rumah saat bermaksud menyelamatkan Slamet. ''Meskipun masih terasa nyeri tetapi sudah lebih baik. Semoga saja bisa segera sembuh,'' tutur Kasinem lemah. Kata dia, peristiwa angin kencang yang memporakporandakan rumah tidak terduga sebelumnya. Perempuan buruh tani beranak dua tersebut sedang beristirahat di dalam rumah ketika musibah terjadi. Dia hanya ditemani Slamet, dan anak pertamanya Sujono (14), karena Kusno (41), suaminya, bekerja di Jakarta. Roboh Angin yang datang menerpa membuat keluarga tersebut kalang kabut. Belum sempat berpikir untuk bisa menyelamatkan diri rumah terbuat dari kayu keburu roboh. Beruntung Sujono yang tidak jauh dari pintu bisa berlari keluar. Namun nahas bagi Slamet yang berada digendongan ibunya. Dia terpental ketika bangunan rumah berderak roboh satu persatu. Bocah tersebut diketahui pingsan setelah separo tubuhnya tertutup oleh kayu yang berjatuhan. Mengetahui Slamet akan terkubur hidup-hidup Kasinem bertindak nekat. Ditariknya tubuh Slamet yang terlempar dari gendongannya agar bisa lolos dari maut. Disebutkan usai menyeret tubuh anak keduanya Kasinem langsung pingsan begitu berada di halaman rumah. Oleh tetangga mereka kemudian dilarikan ke RSD Dr Soedjati Purwodadi saat itu juga. Sebagaimana diketahui sejumlah Kecamatan di Grobogan seperti Tawangharjo, Pulokulon dan Geyer diterpa angin kencang Selasa lalu. Menurut Kabag Sosial Nur Sahid setelah dilakukan pendataan diketahui kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Pulokulon. Di tempat ini setidaknya ada 18 rumah roboh dan puluhan lainnya rusak ringan. Dilaporkan angin di tempat ini menerpa empat desa yakni, Pulokulon, Sembungharjo, Jambon, dan Pojok. (H41-16) |