| Sabtu, 01 Desember 2007 | SEMARANG |
100 Dokter Anak Bersaing untuk Belajar di BelandaSEMARANG- Sekitar 100 dokter spesialis anak maupun yang tengah mengambil profesi tersebut se-Jateng, bersaing untuk bisa mendapatkan kesempatan menimba ilmu kedokteran di Belanda sesuai bidangnya. Demikian disampaikan Medical Marketing Manager Nutricia Ashari Fitriyansyah di sesela seminar Nutricia Indonesia Fun (NIF) Scientific Workshop 2007, di Hotel Grand Candi Semarang, baru-baru ini. Ashari mengatakan, sebelum mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang penatalaksanaan bayi prematur dan alergi serta materi asupan nutrisi bagi bayi yang baru lahir maupun makanan untuk bayi prematur. Materi dibawakan oleh Johannes Bernard van Goudever dan Hugo Samuel Andre Heymans, keduanya dari Belanda. "Dari 100 peserta akan diambil 1 orang yang benar-benar memenuhi persyaratan setelah melalui penjaringan." Menurut dia, penyelenggara awalnya menargetkan jumlah peserta 60 orang, tetapi saat acara berlangsung jumlah peserta mencapai 100 orang. "Mungkin karena adanya program belajar ke Belanda yang menarik minat para dokter anak se-Jateng. Selain itu pengundian doorprize bagi peserta mengikuti seminar di Shanghai, Cina," kata dia. Selain di Kota Semarang, juga digelar di Jakarta dan Padang.(H36-56) |