logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 01 Desember 2007 SEMARANG
Line

Tertidur, Barang Berharga Disikat Kenalan

SEMARANG- Sikap ramah dan menawarkan pertolongan oleh seseorang yang baru dikenal, belum tentu sifatnya tulus. Terkadang sikap baik yang ditawarkan itu dijadikan modus untuk melakukan penipuan maupun tindakan kriminal lainnya. Seperti dialami M Raflina'im (21) warga Jl Danau Ranau VII No 73 Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok Jabar. Pemuda itu diduga tertipu sikap manis dari seorang lelaki yang baru dikenalnya ketika tiba di Semarang, yakni Muhamad Asmari (26) warga Kalisidi Ungaran.

Akibat ulah yang diduga dilakukan Asmari itu, Rafli harus merelakan laptop Compaq, HP Sony Ericsson R 230, uang senilai Rp 1 juta, serta tiket pesawat Semarang-Jakarta yang ditaksir total mencapai Rp 13,5 juta.

Awalnya, Rafli datang ke Semarang karena hendak melakukan sebuah bisnis. Dia menginap di Hotel Poncol dan di penginapan itulah, dia mengenal Muhamad Asmari. Setelah menginap sehari, selanjutnya Rafli pergi ke Pati, Karanganyar, Klaten, dan Tegal untuk melakukan bisnisnya.

Pada Kamis (29/11) sore, dia kembali ke Semarang dan menginap di Hotel Wisma KPRI kamar 102 di Jl Ahmad Yani 102 Semarang. Muhamad Asmari kemudian menghubungi Rafli dan keduanya sepakat menginap di wisma tersebut. Karena capek setelah bepergian ke luar kota, Rafli pun tertidur pulas. Ketika bangun Jumat (30/11) sekitar pukul 05:45, betapa kagetnya dia mendapati barang-barangnya hilang.

Mengetahui barang-barang miliknya raib, korban melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Semarang Selatan. Beruntung ketika mengenal lelaki itu, korban sempat meminjam KTP dan mencatat alamat lelaki yang berpenampilan rapi dan ramah itu. Rafli berharap polisi bisa mengungkap kasus itu karena barang-barang miliknya yang hilang cukup berharga dan berisi dokumen-dokumen penting. (H23-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA