logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 01 Desember 2007 BUDAYA
Line

Smarty Luncurkan "Jump and Shake"

HARUS diakui peredaran lagu-lagu Indonesia cenderung didominasi lagu remaja dan dewasa dalam berbagai versinya. Sementara lagu anak-anak, beberapa tahun terakhir ini, boleh dikata langka. Akibatnya, sebagian besar anak-anak usia TK dan SD menyanyikan lagu-lagu dewasa.

Sebut saja di antaranya lagu "Ketahuan", "Let's Dance Together", Lelaki Buaya Darat", "Jablay", "Pencinta Wanita", dan "Kucing Garong" yang liriknya tidak cocok untuk dunia anak-anak.

Kelangkaan kreasi lagu baru anak-anak merupakan kekosongan yang mengakibatkan anak-anak di Indonesia seperti kehilangan atau bahkan dihilangkan dari dunia musik Indonesia. Buntut dari semua itu, anak-anak seperti dipaksa harus menikmati lagu-lagu dewasa.

Kenyataan itu membuat grup Smarty yang beranggotakan empat penyanyi cilik muncul 1 Agustus 2007. Smarty berasal dari kata smart yang berarti cerdas, cermat, pintar. Pendek kata, nama grup ini memiliki konotasi positif yang memotivasi anak-anak untuk tumbuh berkembang sebagai kebanggaan orang tua, bangsa, dan negara.

Menurut Khumaedi Soewardi, pencipta lagu asal Temanggung yang sekaligus menjadi produser grup tersebut, sekarang sudah saatnya anak-anak mendapat kesempatan memiliki lagu-lagu yang sesuai dengan dunianya.

AFI Junior

Kelompok vokal yang beranggotakan empat penyanyi cilik, tiga di antaranya lulusan AFI Junior, yaitu Dea, Sasha, Nabila dan Fitra ini telah meluncurkan album. Lagu "Jumps and Shake" yang tampil dalam irama rock'n roll dipilih sebagai judul album perdana berisi 12 lagu berbahasa Inggris tersebut. Empat lagu di antaranya disisipi bahasa Indonesia supaya lebih komunikatif.

Album ini menjadi menarik karena pemilihan kata-kata untuk lirik lagunya sangat sederhana. Sedangkan warna musiknya yang riang dan beragam, mulai dari waltz, cha-cha, pop, rock'n roll, hingga dangdut membuat album ini mudah diterima anak-anak. Album bermaterikan lagu-lagu berbahasa Inggris ini bertujuan menggugah anak Indonesia untuk berpikiran maju dengan meminati bahasa Inggris. (D18-45)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA