logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 30 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Pelaksana Pelabuhan Kembalikan Dana Rp 1,5 M

  • Kelebihan Nilai Pengadaan Besi Dolos

KENDAL- Pelaksana pembangunan break water atau bangunan pemecah gelombang laut di pelabuhan penyeberangan Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal mengembalikan dana Rp 1,5 miliar ke kas daerah pemkab.

Besaran dana itu merupakan kelebihan nilai besi untuk bahan baku pembuatan dolos. Kelebihan nilai besi tersebut diketahui dari hasil pengecekan lapangan yang dilakukan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

''Dari hasil perhitungan, kelebihan nilai besi guna bahan baku membuat dolos, total sekitar Rp 1,5 miliar telah dikembalikan,'' papar Kepala DPU Pemkab Kendal Ir Supriyono MM di kantornya.

Dia menjelaskan, besi digunakan sebagai rangka dolos. Berdasarkan hasil pengecekan tim BPK dengan menimbang bobot setiap unit dolos diketahui memakai rangka besi seberat lebih kurang 38 kg. Di sisi lain, tim BPK mempunyai acuan bahwa rangka besi yang digunakan untuk setiap dolos itu seharusnya berbobot 40 kg.

''Meski memiliki bobot yang kurang, penggunaan rangka besi untuk membuat dolos tersebut telah sesuai dengan RAB (rencana anggaran belanja). Dana pengadaan dolos dianggarkan pada APBD II 2003 lalu.''

Ukuran Besi Sesuai

Saat pengadaan itu, tambah Supriyono, belum ada ketentuan mengenai bobot besi untuk membuat setiap unit dolos. ''Ukuran besi untuk membuat dolos itu sudah sesuai dengan bestek. Tetapi karena dari hasil pengecekan BPK, volume atau isi besi tersebut dinilai belum memenuhi standar, maka kelebihan nilai besi harus dikembalikan.''

Pantauan di lapangan, kemarin siang ratusan dolos berbentuk ''T'' terlihat menumpuk di dalam kompleks dan di luar pintu gerbang pelabuhan penyeberangan Desa Wonorejo. Dolos-dolos yang berfungsi sebagai pengunci atau penguat sejumlah bangunan pemecah gelombang laut pelabuhan itu siap untuk dipasang.

Sejumlah peralatan berat telah disiapkan untuk pemasangan, seperti alat pengerek dan kapal tongkang. Selain pemasangan dolos, aktivitas tahapan pembangunan pelabuhan juga terlihat dari hilir-mudiknya puluhan dump truk besar pengangkut tanah urug guna halaman kantor pelabuhan. Pelabuhan penyeberangan Kendal-Kumai (Kalimantan Timur) tersebut, sejak beberapa waktu lalu juga telah dibangun. (G15-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA