logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 30 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Dugaan Pemerkosaan oleh Polisi

Pelaku dan Korban Saling Menyukai

SEMARANG- Dugaan perkosaan oleh oknum anggota polisi yang sempat menghebohkan pada Rabu (28/11) karena korbannya mengalami pendarahan cukup banyak ternyata tidak terbukti.

Dari keterangan korban, SM (18) kepada petugas penyidik Polresta Semarang Selatan, gadis tersebut melakukan perbuatan tersebut dengan Imam atas dasar suka sama suka.

Kini gadis yang tinggal di sebuah kos-kosan di dekat LPPU Tembalang dan berasal dari Pati tersebut masih menjalani perawatan di RS Banyumanik.

Kapolresta Semarang Selatan AKBP Drs Imran Yunus MH melalui Kasat Reskrim AKP Khundori SH menyatakan perbuatan tersebut didasari suka sama suka.

"Korban sudah menyatakan bahwa perkara itu bukan pemerkosaan, melainkan didasari rasa saling cinta," ungkap Kasat.

Menurut AKP Khundori, keduanya telah saling mengenal sejak delapan bulan terakhir dan telah berpacaran selama enam bulan. Sebelum kejadian, Imam menjemput kekasihnya pada Selasa (27/11) malam sekitar pukul 19.00 dari tempat kos SM.

Selanjutnya mereka menuju ke rumah kos rekan Imam di daerah Tembalang. Di tempat itulah keduanya kemudian melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Namun baru sekitar lima menit berhubungan, terjadi pendarahan. Melihat hal tersebut, Imam kemudian membawa kekasihnya ke RS Banyumanik sekitar pukul 21.00.

Berdasar keterangan beberapa sumber, Imam adalah anggota polisi yang berdinas di Polda Jateng. Kemarin sore kedua keluarga juga telah bertemu untuk mengadakan pembicaraan terkait tanggung jawab pihak lelaki.

Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya itu, Imam menyatakan kesediaannya bertanggung jawab dan akan menikahi kekasihnya tersebut.(H23-41)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA