| Jumat, 30 Nopember 2007 | KEDU & DIY |
Ribuan Pohon DitanamKULONPROGO - Arti penting kelestarian lingkungan harus dimulai sejak dini. Dengan demikian, pemanasan global akan mudah diatasi atau diminimalkan. ''Pemanasan global dan perubahan iklim merupakan tantangan lingkungan hidup terberat bagi manusia, baik saat ini maupun pada masa mendatang. Hal ini muncul akibat penggunaan bahan bakar fosil yang berlebihan, terutama batu bara, minyak bumi, dan gas alam,'' tandas Bupati Kulonprogo, Toyo S Dipo saat menanam sejumlah pohon di Lapangan Tembak TNI AD, Bangun Cipto, Sentolo, Kulonprogo, Rabu (27/11) lalu. Bersamaan dengan itu, seluruh wilayah hingga pedukuhan, serentak melakukannya. Pohon yang ditanam selain tanaman keras juga tanaman produktif. Totalnya, 224.175 bibit. Menurut Toyo, proses pembakaran bahan berbasis fosil yang tidak sempurna, menghasilkan gas-gas berbahaya yang akhirnya mencemari atmosfir bumi. Contohnya karbon monoksida yang akhirnya muncul efek rumah kaca (ERK). Perbanyak Pohon Hal ini ditandai dengan tingginya suhu bumi, perubahan arus laut, dan pelelehan es abadi. Akibat lainnya, ada bagian bumi yang curah hujannya berlebihan atau sebaliknya. "Dampaknya banjir, erosi, longsor, kekeringan berkepanjangan, dan fluktuasi musim yang mengancam ketersediaan pangan serta air. Karena itu, perbanyak penanaman pohon untuk mengoptimalkan penyerapan emisi karbon,'' imbaunya. Gerakan penanaman pohon massal yang dinamai Aksi Penanaman Serentak Indonesia (APSI) itu, menurut dia, merupakan upaya untuk memperbaiki kualitas lingkungan dan menanggulangi pemanasan global bagi umat manusia di seluruh dunia. Aksi juga dilakukan secara nasional dari Desa Cibadak, Kabupaten Bogor. Rencananya, 79 juta pohon ditanam di seluruh Indonesia dan 10 juta lagi ditanam oleh Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon. ''Ada banyak jenis ditanam selain tanaman keras seperti jati dan lainnya, ada pula pohon buah misal mangga, rambutan,'' imbuh Kasubdin Kehutanan dan Perkebunan, Dispertalaut Kulonprogo, Ir Supriyo. Aksi penanaman pohon juga dilakukan Kapolda DIY Brigjend Drs RA Hary Anwar di kompleks Satuan Brimob Kompi II, Sentolo. Dia menanam 250 pohon di lingkungan kerjanya itu. Polda juga mengajak masyarakat melakukan hal sama agar tercipta lingkungan yang lebih nyaman. (D19-72) |