| Jumat, 30 Nopember 2007 | EKONOMI |
Target Energi Listrik Hilang 7%SOLO-Energi listrik PLN yang hilang di wilayah Jawa Tengah pada 2007 rata - rata mencapai 8%. Dengan jumlah itu, kerugian mencapai Rp 400 miliar. Tahun 2008, jumlah sebesar itu ditargetkan dapat ditekan hingga mencapai 7%. Hal itu diungkapkan General Manager Distribusi Jateng - DIY PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Ir Purnomo Willy BS MT di sela-sela acara peresmian Kantor PLN Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Sumberlawang, Sragen kemarin. Kantor yang kondisinya pada 2006 hampir ambruk, sekarang dibangun cukup mewah. Kantor PLN ini menempati bekas gedung Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Willy mengatakan, secara teknis, menghilangkan sama sekali energi yang hilang adalah tidak mungkin. Batas yang ditentukan untuk energi yang hilang (energi susut) itu angkanya antara 6,5% sampai 7%. Energi hilang secara teknik ini tak bisa dihindari, karena susut di jaringan. Sedangkan yang katagori kehilangan nonteknis, yakni energi hilang karena dicuri. ''Seperti banyaknya sambungan liar dan penerangan jalan umum (PJU) liar,'' katanya. Sambungan liar pada PJU itu, menurut dia, beberapa bulan terakhir angkanya sudah mulai menunjukkan penurunan. Dibandingkan penyambungan liar di tempat industri dan rumah-rumah, sambungan liar PJU jauh lebih kecil. (bt-33) |