| Kamis, 29 Nopember 2007 | OLAHRAGA |
Peluang di Bontang Lebih TerbukaJEPARA- Dari empat partai tandang sisa kompetisi liga, peluang untuk mendapatkan poin lebih terbuka dari Stadion Mulawarman, kandang PKT Bontang. Persijap akan menghadapi tim "Selicin Minyak" itu pada 4 Desember mendatang. Dari segi teknis maupun non-teknis, tekanan kepada Persijap lebih ringan di Bontang dibanding saat nanti menghadapi Persiba Balikpapan, Persiter Ternate, dan Persmin Minahasa. Begitulah prediksi eks pemain Persijap Anjar Jambore Widodo, kemarin. "Beberapa kali saya tampil di kandang PKT. Penonton tidak fanatis, lapangan bagus. Ini peluang Persijap untuk tampil lebih impresif dalam mencari poin," kata pemain asal Jepara yang kini bekerja di Dinas Pendapatan Daerah sebagai kepala Pasar Welahan itu. Anjar memperkuat Persijap sejak kali pertama menembus Divisi I 1992. Dia menjadi kapten tim saat Laskar Kalinyamat promosi ke Divisi Utama 2001. Ia terus berkostum Jepara hingga 2005, sebelum menjadi asisten pelatih Persijap musim 2005/2006 di bawah pelatih kepala Rudy William Keeltjes. Anjar mengatakan, motivasi PKT tetap tinggi karena mereka masih memiliki peluang untuk menembus tiket Liga Super 2008. Tim asuhan Danurwindo ini kalah dalam derby Kaltim di kandang Persiba pada pertandingan terakhir pekan kemarin. "Motivasi kedua tim sama. Bermain aman akan lebih menjamin gawang Persijap tak kebobolan," lanjutnya. Kasiyadi dkk bisa memeragakan permainan terbaiknya seperti pada enam pertandingan awal putaran kedua. Mereka harus melupakan beberapa kekalahan terakhir. Improvisasi serangan sangat mungkin dilakukan dengan kondisi permukaan stadion yang relatif lebih bagus dibanding Stadion Kamal Djunaidi. Kerja sama tim yang selama ini terus dibenahi bisa ditampilkan secara lepas di Stadion Mulawarman. Pelatih Yudi Suryata melihat timnya telah siap secara fisik maupun teknik. Ia hanya menanti implementasi kerja tim di lapangan saat pertandingan. "Mudah-mudahan anak-anak bisa bermain dengan baik. Poin dari kandang PKT sangat kami harapkan," ujar Yudi. (H15-40) |