logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 Nopember 2007 OLAHRAGA
Line

PSIS

Tak Ingin Bergantung Tim Lain

SEMARANG- PSIS tidak ingin nasibnya ditentukan oleh tim lain pada akhir kompetisi. Karenanya, perolehan poin dari empat pertandingan sisa harus dimaksimalkan. Saat ini, Mahesa Jenar menempati urutan tujuh klasemen sementara Wilayah I. Dari 30 main, pasukan Sartono Anwar menoreh 44 poin dari 12 kali menang, delapan seri, dan 10 kalah. Dengan poin sebesar itu, tim Semarang ini jauh dari aman untuk berada di zona Liga Super. Tim lain yang berada di papan tengah berpeluang menggeser PSIS.

''Persaingan untuk masuk ke Liga Super sangat ketat. Pada empat partai terakhir nanti, tidak ada istilah mencuri poin, yang ada wajib dapat poin penuh. Itu agar nasib kita tidak ditentukan tim lain,'' tegas Manajer Teknik Setyo Agung Nugroho.

Tim-tim yang menjadi lawan Lopez pada akhir kompetisi adalah Persik Kediri, Persema Malang (tandang), PSMS Medan, dan PSSB Bireuen (kandang). Menurut perhitungan Agung, dengan tambahan enam poin saja, tim kebanggaan warga Semarang ini sudah bisa masuk Liga Super. Tentu saja dengan asumsi tim-tim lain yang menjadi pesaing menyapu bersih laga kandang dan kalah di partai tandang. Meski demikian, manajemen tidak mau mengambil risiko. Lopez cs harus bisa meraih lebih dari enam poin dari empat laga terakhir tersebut. ''Sebenarnya dengan poin 50 saja PSIS sudah aman masuk Liga Super. Tapi jika ada peluang untuk mendapat poin lebih dari itu, mengapa harus disia-siakan,'' katanya.

''Kalau bisa, pada laga tandang melawan Persik dan Persema, poin 50 itu sudah bisa diraih. Jadi, pada partai kandang pemain tidak terbebani untuk kembali mendulang poin penuh. Kami tidak ingin tergantung kepada tim lain. Yang bisa menolong kita adalah diri kita sendiri,'' tambah kontraktor itu.

Terbuka Lebar

Agung yakin, peluang meraih poin di kandang Persik dan Persema terbuka lebar. Pasalnya, grafik permainan Lopez cs mendekati akhir kompetisi terus meningkat. Hal itu bisa dilihat pada pertandingan melawan Pelita pekan lalu.

Pada laga tersebut, Lopez cs tidak hanya mengalami peningkatan teknik tapi juga mental bertanding. Dari segi teknik, kerja sama antarpemain sangat solid. Selain itu mereka juga disiplin. Sedangkan dari segi mental, pemain lebih tenang dan punya fighting spirit tinggi.

Hanya, Agung sedikit khawatir dengan jadwal pertandingan PSIS. Pasalnya, jarak pertandingan berikutnya melawan Persik cukup lama, yaitu sekitar dua ming