logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 29 Nopember 2007 MURIA
Line

WORO WORO

Limbah PLTU Dikeluhkan

JEPARA- Warga Dukuh Ngelo, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara yang berpenduduk 112 jiwa atau 40 keluarga, mengeluhkan limbah yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B. Limbah itu berupa debu batu bara yang menghiasi rumah warga. Debu-debu itu menempel di dinding, lantai, dan parahnya lagi bercampur dengan nasi warga. Selain itu, sumber air dari sumur warga juga ikut tercemari. Bukan hanya itu, suara bising yang ditimbulkan selama 24 jam beroperasi membuat warga tidak nyaman. Mufid menyebutkan, 95% warga Ngelo dari 2006 sampai 2007 mengidap infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). (J4-69)

GTT Pertanyakan Status

BLORA- Sejumlah guru yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Tidak Tetap (FKGTT) mendatangi Komisi D DPRD Blora, kemarin. Mereka meminta wakil rakyat mendesak pemerintah lebih memperhatikan nasib guru tidak tetap (GTT). FKGTT Blora berencana berangkat ke Jakarta untuk memperjuangkan kejelasan status kepegawaiannya. Kedatangan para GTT yang sudah sekian tahun mengajar di sejumlah sekolah di Blora, diterima beberapa anggota Komisi D. Mereka selanjutnya menggelar dialog bersama di ruang rapat paripurna. Dialog tersebut dihadiri pula Bagian Kepegawaian Pemkab yang diwakili Sukarno dan wakil dari Dinas Pendidikan Nasional, Suprayoga. (H18-36)

Suriyanto Diduga TKI Ilegal

REMBANG - Suriyanto, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Padharan yang tewas terjatuh dari crane bangunan bertingkat di Johor, Malaysia tidak tercatat dalam data TKI yang ada di Dinas Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi (Disnakersostrans) Kabupaten. Kepala Disnakersostrans Drs Pandu Marhaendra BP MM, kemarin mengutarakan, ada dugaan Suriyanto masuk ke Malaysia secara ilegal.

"Karena diduga ilegal, kami juga cukup kesulitan untuk bisa menemukan penyalur TKI mana yang membawa Suriyanto ke Malaysia. Ketika ada kasus seperti ini, kami juga cukup kesulitan membantu keluarga mengurus kepulangan jenazah ke Indonesia." (H19-36)

Surat Miskin Disalahgunakan

KUDUS - Manajemen pengelolaan kesehatan masyarakat miskin atau Askeskin sering disalahgunakan. Akibatnya, justru banyak orang kaya yang menikmati fasilitas ini. "Memang selalu ada masalah jika menyangkut askeskin. Masalah penyalahgunaan surat keterangan tanda miskin (SKTM) merupakan hal yang paling sering terjadi. Dan, penyimpangan ini sebenarnya melibatkan banyak pihak," ujar Service Provider Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip dokter Sutopo Patriaji MKes saat berdialog dalam "Technical Assistance Manajemen Pembiayaan Kesehatan Masyarakat Miskin" di Hotel Grypta, Rabu (28/11). "Ternyata banyak yang menggunakan SKTM untuk pelayanan kesehatan," tandas Syamsul Huda MKes yang juga dari FKM Undip. (H50-69)

Pohon Peneduh Dimatikan

PATI- Sering matinya pohon peneduh yang ditanam di sepanjang jalan dalam Kota Pati sangat memprihatinkan. Pohon-pohon itu sudah tumbuh baik, tapi tiba-tiba mati diduga sengaja dimatikan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.

Menurut Kasubdin Kebersihan dan Pertamanan Diskimpras Kabupaten Pati, Sukiman SSos, matinya pohon-pohon itu tidak hanya terjadi di jalan protokol, seperti di Jl P Sudirman dan Jl Pemuda. Beringin yang tumbuh di Alun-alun Simpanglima juga ada yang bermaksud mematikannya.(ad-19)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA