| Kamis, 29 Nopember 2007 | BANYUMAS |
Pestane Wong Banyumas 2008-2013Pengurus NU Diminta Nonaktif
PURWOKERTO-Setelah menerima laporan dari Tim Siyasah (Tim Politik) PCNU, Rois Syuriah NU Banyumas kemarin mengeluarkan tausiyah (imbauan/rekomendasi) terkait dengan pelaksanaan Pilbup Banyumas yang mulai menghangat. Tausiyah tersebut ditujukan kepada semua warga NU dan masyarakat Banyumas pada umumnnya. Imbauan tersebut ditandatangani oleh Rois Syuriah, KH Ahbib Mukti dan Katib Syuriah Drs KH Mughni Labib. Salah satu rekomendasinya menyebutkan, semua pengurus NU dan badan otonom mulai dari kabupaten sampai ke desa, kalau terlibat menjadi tim sukses maupun tim kampanye calon-calon tertentu harus menyatakan diri nonaktif. Surat nonaktif harus disampaikan kepada pimpinan di atasnya sebelum yang bersangkutan melibatkan diri. Himbauan ini juga bagi calon yang maju dalam pilbup. Sekretaris PCNU, Supangat selaku juru bicara mengatakan, rekomendasi Rois Syuriah NU ini merupakan putusan final organisasi menyikapi Pilbup Banyumas. ''Mengenai hasil polling Tim Siyasah NU beberapa waktu lalu, itu merupakan referensi faktual waktu itu. Sekarang kondisinya sudah berubah sehingga keluarlah rekomendasi Rois Syuriah. Rekomendasi ini sudah final dan ini yang dijadikan pegangan,'' katanya. Dalam rekomendasi yang dikeluarkan oleh Rois Syuriah NU meliputi tujuh hal. Yakni pertama, warga NU diminta berperan aktif ikut menyukseskan pilbup dengan memilih pemimpin yang bertaqwa, amanah, kredibel dan berpihak kepada rakyat. Kedua, warga NU diminta mengkritisi kerja dan manajemen semua partai, ketiga mendorong dan melakukan penguatan institusi demokrasi di daerah. Kelima secara struktural pengurus NU mulai kabupaten, kecamatan dan desa harus nonaktif kalau terlibat sebagai tim sukses dan tim kampanye calon. Sedangkan keenam, semua warga NU juga harus melibatkan diri dan bersikap santun, beraklakul karimah dan bertanggungjawab. Ketujuh, selalu memanjatkan doa, mujahadah agar Pilbup berjalan lancar, aman dan tertib. (G22,in-55) |