logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 Nopember 2007 SALA
Line

Subosukowonosraten

KPU Seleksi 224 Calon PPK

KARANGANYAR- Selama dua hari ini, Selasa dan Rabu (27-28/11) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar mulai menyeleksi calon PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) untuk pilihan gubernur. Ada 224 orang yang mendaftar untuk 17 kecamatan di Karanganyar.

''Masing-masing kecamatan akan dipilih lima orang anggota KPP sekaligus, diambilkan dari para pendaftar,'' kata Sutopo di sela-sela melakukan wawancara dengan para peserta calon PPK di Kantor KPU, kemarin.

Dia mengatakan, rinciannya Kecamatan Kebakkramat 15 pendaftar, Jaten 12, Tasikmadu 22, Colomadu 14, Gondangrejo 14, Karangpandan 16, Jenawi 8, Tawangmangu 12, Karanganyar 22, Matesih 13, Ngargoyoso 7, Mojogedang 14, Kerjo 9, Jatiyoso 8, Jatipuro 16, Jumapolo 9, dan Jumantono 11.(an-42)

Album Pasoepati Segera Beredar

SOLO - Album lagu-lagu dukungan suporter Pasoepati kepada Persis Solo segera beredar. Proses pengerjaan album berisi lima lagu yang dilantunkan dirijen Pasoepati Maryadi Gondrong bersama Aswin, vokalis grup band Sunrise itu, sudah rampung.

Kini album yang bakal dikemas dalam format compact disc (CD) tersebut tinggal menunggu produksi. ''Produsernya Gudang Garam, masih mencari kemasan yang tepat untuk album Pasoepati. Secepatnya akan direalisasi,'' kata Maryadi Gondrong, Selasa (27/11).

Beberapa lagu yang sudah lama bergaung di Stadion Manahan ketika Persis menempuh laga kandang, masuk dalam daftar album. Di antaranya ''Tinggalkan ras, tinggalkan suku'' dan ''Siapa suruh lawan Persis Solo''. Keduanya dipadu dengan ''Lagu Perdamaian'', ''Patriot Pasoepati'' dan ''Laskar Pasoepati, Pasoepati Manahan Solo''.(D11-50)

Besok, Kadispertan Diperiksa

KLATEN- Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten akan memeriksa Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Pemkab Klaten, Ir Sri Mulyaningsih berkait kasus dugaan penyimpangan bantuan bagi perajin keramik di Desa Melikan, Kecamatan Wedi. Sebelumnya kejaksaan juga sudah memeriksa Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan Penanaman Modal, Mujaeroni SH.

Kadispertan diperiksa untuk keperluan klarifikasi pengumpulan bahan keterangan lanjutan karena sebelum menjabat di Dinas Pertanian, Sri Mulyaningsih menjabat sebagai Kadisperindagkop dan PM sampai bulan Juni 2007.

Kasipidsus Kejari Klaten, Bambang Prisantosa SH, Selasa ( 27/11) mengatakan surat panggilan sudah dilayangkan pekan lalu dan akan dimintai keterangan Kamis (29/11) besok. ''Langkah memintai keterangan itu untuk mempertajam adanya indikasi dugaan penyimpangan. Sebab yang bersangkutan, saat bantuan disalurkan, masih menjabat,'' ujar dia. (H34-50)

Klaten Optimistis 4 Besar Porda

KLATEN - Dengan melakukan reorganisasi di berbagai cabang olahraga, KONI Klaten menetapkan target masuk empat besar dalam Porda 2009 di Solo. Dalam Porda 2005, Klaten berhasil masuk 6 besar dengan meraih 23 medali emas.

''Saya optimistis, apalagi Porda 2009 nanti Klaten punya tambahan satu cabang andalan yakni menembak. Selain itu, ada panahan, balap sepeda, gulat, dan masih banyak lagi,'' kata Ketua KONI Klaten Drs H Joko Sutrisno MM, Selasa (27/11). Untuk persiapan, KONI telah memfasilitasi reorganisasi sejumlah cabang, seperti IPSI, Forki,PBVSI, dan beberapa cabang lainnya.(F5-50)

Ditangkap Usai Beli Narkoba

KLATEN - Dwi Hatmoko alias Ompong (35), warga Desa Nglinggi, Kecamatan Kebonarum, Klaten, ditangkap jajaran Satnarkoba Polres Klaten di sebuah jalan desa, Senin (26/11).

Petugas menyita barang bukti 0,2 gram sabu-sabu dan uang Rp 150.000 dari saku tersangka. Saat dibekuk, dia diduga baru saja membeli narkoba tersebut.

Polisi sebelumnya mendapatkan informasi dari warga bahwa Ompong beberapa dalam pekan terakhir terlibat dalam bisnis narkoba. Berdasarkan informasi itu, petugas selama sepekan mengincar tersangka di rumahnya.

Petugas kemudian menghentikan tersangka dan menggeledahnya. Dari saku celananya petugas menemukan sabu-sabu dan uang Rp 150.000. Tersangka langsung dibawa ke Polres Klaten untuk dimintai keterangan.(H34-58)

Hujan, 13 Pohon Tumbang

KARANGANYAR- Setelah 12 hari panas menyengat tanpa hujan, Selasa kemarin pukul 14.30 hujan angin sangat lebat terjadi. Akibatnya, 13 pohon besar dan kecil tumbang, sebagian lainnya dahan patah. Beruntung tidak ada korban karena saat itu lalu lintas sedang sepi.

Pantauan Suara Merdeka di lapangan, di sebelah timur pabrik gula Tasikmadu, tepatnya di jalan raya Suruh, Desa Ngemplak, tiga pohon besar tumbang menutup jalan. Satu pohon berdiameter 1,5 meter, satu lagi berdiameter satu meter lebih, dan satu lagi kecil tumbang ke sawah.

Kemudian sebelah barat pabrik gula ke arah Jaten, ada empat pohon tumbang namun kecil-kecil. (an-42)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA