logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 Nopember 2007 SALA
Line

Komisi II Dukung Revitalisasi Sriwedari

SOLO - Komisi II DPRD Surakarta mendukung rencana Wali Kota Joko Widodo merevitalisasi Taman Sriwedari. Untuk itu, usulan alokasi anggaran sebesar Rp 1,5 miliar yang dituangkan dalam kebijakan umum anggaran serta prioritas dan plafon anggaran sementara (KUA ñ PPAS) APBD 2008 akan direalisasikan.

''Kami akan memperjuangkan usulan alokasi anggaran untuk merevitalisasi Taman Sriwedari pada pembahasan APBD tahun 2008. Namun kami harus melihat potensi pendapatan kota dulu. Kalau memang memadai, dana sebesar Rp 1,5 miliar itu akan kami prioritaskan,'' tegas Ketua Komisi II James August Pattiwael, Selasa (27/11).

Dukungan tersebut diberikan Komisi yang membidangi pembangunan dan perekonomian itu, mengingat minimnya lahan terbuka yang kini ada di Solo. Dari 30 persen lahan terbuka yang semestinya terdapat di Solo, baru terpenuhi sekitar 16 persennya.

Selain itu, revitalisasi Taman Sriwedari bakal menjadi ikon bagi Wong Solo, mengingat keberadaannya mencakup sejumlah aspek.

''Tidak hanya nilai nasionalisme yang tercakup dalam lahan bekas Kebon Raja itu. Tapi juga nilai humanisme, budaya dan seni tradisi yang ke depan nanti dikhawatirkan bisa semakin tenggelam,'' ungkap Wakil Ketua Komisi II, H Suroto Mangunsudarmo.

Sudah Dipikirkan

Mengenai persoalan hukum dengan ahli waris, bukan menjadi halangan bagi Pemkot untuk merealisasikan rencana itu.

Sebab sesuai aturan, bila suatu lahan berstatus hak guna bangunan (HGB) selama dua puluh tahun tidak diperpanjang, otomatis akan kembali menjadi hak pemilik lama, dalam hal ini Pemkot.

''Apalagi tujuan Pemkot lebih jelas, yakni untuk kepentingan warga Solo. Sementara ahli waris, kan baru janji, belum tentu nanti direalisasikan,'' jelas Ketua Fraksi Partai Golkar itu.

Berkait keberatan pedagang setempat atas rencana revitalisasi, sudah dipikirkan Pemkot. ''Tidak mungkin Pemkot akan menelantarkan pedagang yang sudah lama menggantungkan hidupnya di situ. Pemkot akan memberikan tempat untuk tetap bisa berjualan di situ, malah nantinya akan dijadikan salah satu pendukung Taman Sriwedari. Jadi tidak perlu khawatir,'' tegas James. (G13-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA