logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 Nopember 2007 OLAHRAGA
Line

Cagni dan Colantuono Terdepak

EMPOLI - Empoli mendepak pelatih Gigi Cagni dan menunjuk Alberto Malesani sebagai pengganti, kemarin. Cagni dinilai gagal menukangi Empoli musim ini. Padahal pada musim sebelumnya, dia mampu membawa skuadnya masuk ke zona UEFA, meski akhirnya gagal melangkah ke babak berikutnya.

Hingga giornata ke-13 Seri A Liga Italia, Azzurri masih berkutat di zona degradasi dengan mengemas 10 poin. Keputusan pecat akhirnya diambil manajemen Empoli.

"Bisa muncul banyak alasan jika sudah sampai pada keputusan pemecatan ini, namun saya lebih memilih untuk menerima saja keputusan itu dan mengatakan kesalahan saya menjadi alasannya," ujar Cagni.

Manajemen Empoli tak berlama-lama membiarkan kursi allenatore kosong. Malesani ditunjuk sebagai pengganti Cagni.

Bagi Malesani, tugas menangani Empoli merupakan pekerjaan pertamanya sejak meninggalkan Udinese musim lalu. Malesani pernah menukangi Fiorentina, Verona, Modena dan Panathinaikos.

Guidolin Masuk

Stefano Colantuono juga menjadi korban kebijakan manajemen Palermo. Colantuono dipecat dan digantikan Francesco Guidolin.

Kekalahan telak 0-5 dari Juventus, MInggu lalu, benar-benar berbuah pahit buat manajer Rosanero tersebut. Colantuono harus pergi, sedangkan Guidolin dipanggil lagi ke Stadion Renzo Barbera.

Datang dari Atalanta saat pramusim 2007-2008, performa Colantuono ketika menangani Andrea Barzagli cs banyak dikritik Presiden Palermo Maurizio Zamparini.

"Kami sudah mengakhiri kerja sama dengan Stefano Colantuono. Kami ingin berterima kasih kepada dia untuk segala kerja kerasnya. Posisinya akan diisi Guidolin," kata manajemen Palermo.

Colantuono menjadi pelatih keenam di Seri A yang dipecat, setelah Marco Giampaolo, Andrea Mandorlini, Massimo Ficcadenti, Fernando Orsi dan Gigi Cagni.

"Saya tak mau membuat kontroversi dan menerima saja keputusan ini. Saya ingin berterima kasih kepada klub untuk kesempatan yang telah diberikan,'' ungkap Colantuono.

Guidolin bukan sosok baru. Pelatih berusia 52 tahun itu pernah menangani klub ini pada musim 2004-2005 dan 2006-2007. Sebulan lalu, Guidolin ditawari menjadi manajer Queen's Park Rangers, tapi dia menolak. (rtr,A7-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA