logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 Nopember 2007 OLAHRAGA
Line

Petinju Jateng Catat Prestasi Mengesankan

SEMARANG- Petinju-petinju Jateng yang berhasil lolos ke PON 2008 menunjukkan perkembangan bagus. Mereka memperlihatkan dominasi di kelas masing-masing ketika tampil pada dua turnamen yang berbeda.

Hasil mengesankan itu diperlihatkan pada kejuaraan tinju amatir Jawa-Bali Piala Bupati Bantul di Bantul, 7-11 November lalu. Kendati tak diperkuat Ahmad Amri, provinsi ini berhasil merebut gelar juara umum dengan merebut tiga medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Sebelumnya, prestasi memukau juga ditunjukkan pada ajang Piala Kapolda Sumut IV di Medan, 3-8 September. Hanya diperkuat enam petinju, Jateng merebut tiga emas, satu perak, dan dua perunggu.

Karena itu, Ketua Pertina Jateng Kukrit SW meminta pelatih supaya selalu memperhatikan kebutuhan petinju. Atlet tak hanya dijejali latihan, refreshing juga harus diperhatikan.

"Upayakan para petinju jangan sampai merasa terkekang. Supaya tak jenuh, mereka bisa diajak latihan sambil rekreasi untuk mencari suasana baru. Mereka, misalnya, bisa diajak menempa diri di Bandungan atau Tawangmangu," harapnya saat menerima para petinju senior dan yunior yang berprestasi di berbagai kejuaraan di aula Suara Merdeka Jl Pandanaran, kemarin.

Gizi Atlet

Dalam pertemuan itu, Wakil Ketua Pertina Tohir Sandirdjo didampingi sekretaris Soedjatmiko melaporkan hasil Kejurnas Tinju Yunior 2007 di Jambi, pertengahan November lalu. Dimas Leon Ripi dari Sasana Suara Merdeka sukses merebut emas dan terpilih sebagai petinju favorit. Bowo DS dari Sasana Bank Buana meraih perunggu.

Kukrit juga meminta masalah gizi atlet lebih diperhatikan. Harapannya, cabang tinju sedikitnya bisa menyumbangkan dua medali emas pada PON Kaltim nanti.

"Meski disiplin dan teknik bagus, mereka akan loyo saatnya bertanding nanti jika tak diimbangi gizi yang baik. Perlu kiranya mendatangkan seorang ahli gizi, karena saya bukan ahli gizi. Pelatih bisa mengundang Yudan Roesgijanto karena dia seorang ahli gizi," tuturnya.

Jateng telah meloloskan lima petinju ke PON di Kaltim. Kelimanya adalah Rudi Hartono di kelas layang, Dedi Imam Prakoso (bantam), Akasa (ringan), Amri (berat ringan), dan petinju putri Petty Asmola (ringan).

Para atlet itu masih akan melakukan uji coba terakhir pada Sarung Tinju Emas (STE) di Bali, Februari tahun depan. Kejuaraan tersebut bakal diikuti petinju-petinju terbaik dari seluruh daerah yang akan tampil di PON.

''Semua petinju terbaik yang akan berlaga di Kaltim, hampir pasti turun di ajang STE. Event tersebut merupakan uji coba terakhir sebelum mereka tampil di PON,'' jelas pelatih Muhar Sutan. (C16-78)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA