logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 Nopember 2007 OLAHRAGA
Line

SBY Minta Atlet Indonesia "Pede"

  • Lepas Kontingen SEA Games 2007

JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta atlet Indonesia yang akan berlaga pada SEA Games 2007 agar jangan merasa takut kalah. Sebaliknya, dia juga meminta masyarakat tak terlalu membebani anggota kontingen Merah Putih.

"Saya berharap para atlet memiliki semangat dan rasa 'pede' (percaya diri-Red) yang tinggi. Jangan takut kalah, tak perlu punya beban. Indonesia punya potensi besar meraih prestasi terbaik," harap SBY ketika melepas kontingen Indonesia di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (27/11) petang.

Dalam pelepasan itu, SBY didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri. Dia mengingatkan, Indonesia pernah berjaya di ajang pesta akbar Asia Tenggara tersebut. Karena itu, terbuka peluang bagi atlet-atlet Merah Putih meraih kembali kejayaannya di masa depan.

SBY juga meminta rakyat tak memberi beban pada atlet. Meminta sesuatu yang membebani para atlet juga tak diperbolehkan. Menurutnya, masyarakat justru harus memberi doa dan semangat agar mereka bisa melaksanakan tugas dengan baik.

Kepada komandan kontingen dan para pelatih, SBY juga berpesan agar memelihara motivasi, logistik, dan kesehatan atlet. Dengan demikian, mereka selalu siap dengan kondisi prima untuk bertanding.

Semangat

Jurnalis yang akan melakukan peliputan di Negeri Gajah Putih tak luput mendapat pesan menciptakan citra positif. Kepada mereka, SBY meminta meliput dengan tulisan yang memberi semangat.

"Kalau tidak berhasil bilang belum berhasil, jangan dikatakan 'keok'. Kalau belum bisa dilampaui, jangan katakan bertekuk lutut," tuturnya disambut tepuk tangan riuh.

Acara pelepasan dimulai dengan sambutan Ketua Satgas Pelatnas SEA Games Achmad Soetjipto dan Ketua Umum KON/KOI Rita Subowo. Keduanya berharap seluruh atlet tampil semaksimal mungkin. Setelah itu, upacara penciuman bendera merah putih dilakukan dengan iringan lagu Bagimu Negeri.

"Kami menargetkan peringkat keempat walau Presiden SBY menginginkan peringkat ketiga. Peringkat ketiga sesuatu yang luar biasa saat ini. Banyak kondisi tim lawan yang tak terpantau," kata Rita seusai upacara. (D3,ant-78)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA