logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 28 Nopember 2007 OLAHRAGA
Line

Terhambat, Langkah Persib ke 8 Besar

BANDUNG -Persib mengalami hambatan dalam perburuan memperebutkan tiket ke babak 8 besar, setelah Zaenal Arief dkk digulingkan tamunya, Sriwijaya FC 0-1 dalam laga lanjutan Liga Djarum Indonesia 2007 di Stadion Siliwangi, Bandung, kemarin.

Adalah gol Carlos Renato Elias pada menit 75 yang menjadikan harapan tuan rumah memetik poin sirna. Memanfaatkan tinggi badannya yang sekitar 180 cm, dia berhasil menanduk bola hasil sepak pojok yang gagal ditinju kiper Tema Mursadad.

Meski hasil itu berpotensi melemparkan Persib dari posisi empat besar klasemen -batas untuk lolos ke 8 besar kompetisi- , baik manajer Yossi Irianto dan asisten pelatih Djajang Nurjaman sepakat pasukannya masih berpeluang untuk melaju.

"Ada lima pertandingan lagi. Kami masih bisa berbuat banyak di sisa kompetisi. Lebih baik hasil pahit hari ini dilupakan," kata Yossi.

"Siapa tahu ini justru jadi motivasi untuk meraih hasil positif di laga selanjutnya. Peluang kami belum habis," kata Djajang.

Itu merupakan kekalahan ketiga beruntun yang dialami Maung Bandung setelah sebelumnya ditundukkan Persema Malang dan Persik Kediri. Dari 29 kali bermain, ''Maung Bandung'' hanya mampu mengumpulkan 47 poin.

Wajah lesu ditunjukan para pemain selepas wasit Olehadi mengakhiri pertandingan.

Kurang Greget

Permainan tuan rumah kurang greget. Komposisi Lorenzo Cabanas, Leo Chitescu, dan Suwitha Patha di tengah tidak mampu memberikan layanan berarti buat duet Zaenal Arief-Redouane Barkaoui di lini depan.

Bangunan serangannya mudah dibaca, selain sering putus sendiri karena koordinasi dan komunikasi yang lemah. Lini pertahanan yang digalang Patricio Jimenez juga kewalahan menghadapi gempuran

Sriwijaya yang memang tampil menggila. Penampilan empat pemain asingnya, yakni Zahrahan, Lenglolo, Obiora, dan Kit Kayamba kerap membahayakan barisan pertaahanan lawan. Pasalnya, mereka ditopang dengan baik oleh Vijay, Amrizal, Slamet Riyadi, dan Isnan Ali.

Bermain dengan pola sejajar, bek Charis Yulianto dkk mampu mematikan pergerakan penyerang Peluang.

Peluang pun banyak mereka miliki. Salah satu kesempatan terbaik adalah pada saat tembakan Lenglolo membentur tiang kanan gawang Tema Mursadad.

Dengan hasil ini, kesebelasan kebanggaan Palembang itu merangsek ke puncak klasemen dengan nilai 51 dari 27 pertarungan.

"Ini adalah pertandingan tersulit bagi kami. Tapi kedisiplinan kami menjadi pemecah sehingga hasilnya melebihi target. Sebenarnya hasil seri saja sudah lumayan," kata pelatih Rahmad Darmawan.(dwi-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA