| Rabu, 28 Nopember 2007 | NASIONAL |
JELANG PILGUB 2008Pencalonan Sukawi Pascarakornas DemokratSEMARANG- Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla akan menghadiri puncak peringatan HUT Ke-6 Partai Demokrat yang akan dilaksanakan di Semarang pada 1-2 Desember. Ketua DPD Partai Demokrat Jateng Sukawi Sutarip mengatakan, puncak peringatan akan dipusatkan di GOR Jatidiri pada 2 Desember pukul 19.00. Direncanakan sekitar 6.300 kader dari DPC, DPD , tokoh pemberdayaan perempuan, dan peserta Rakornas Demokrat akan hadir. Panitia juga mengundang tokoh parpol, tokoh lintas partai, tokoh agama, PGRI, kaum petani, dan nelayan guna meramaikan peringatan HUT Demokrat. ''Sebenarnya HUT Demokrat jatuh pada 9 September, tapi peringatan puncak nasional dipusatkan di Semarang. Wapres Jusuf Kalla akan memberikan ceramah di hadapan peserta Rakornas,'' kata Sukawi di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, semalam. Rakornas yang akan dilangsungkan Sabtu (1/12) di Hotel Patra akan dihadiri pengurus DPP, DPD, dan DPC se-Indonesia, anggota DPR RI, ormas pendukung Demokrat, serta cabang partai di luar negeri sebanyak 850 orang. Apakah dalam kegiatan itu juga dibicarakan perihal sikap Demokrat terhadap pilkada di sejumlah daerah, termasuk Pilgub Jateng? Sekretaris DPD Dani Sriyanto, Wakil Ketua Bidang OKK Demokrat Sudewo, dan Sukawi tidak membenarkan atau memberikan sanggahan. ''Ini merupakan gawe nasional yang dipercayakan pada DPD Jateng. Dari hal itu, kita bisa menyimpulkan adanya simbolisasi,'' kata Dani. Mengenai apakah pascarakornas DPP Demokrat akan menetapkan nama calon yang bakal diusung dalam pilgub? Sukawi mengatakan, ''Insya Allah. Tunggu saja perkembangannya.'' Ambil Formulir Sementara itu Poppy Dharsono akan mengambil formulir pendaftaran calon gubernur/wakil gubernur di DPW PKB Jateng minggu depan. ''Tim saya nanti yang akan mengambilnya dalam 1 atau 2 minggu mendatang,'' ujarnya saat ditemui di Rektorat Undip Pleburan (27/11). Terkait akan maju dalam pilgub Jateng, dia mengaku sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat dan memiliki tim relawan yang terdiri atas anak muda dari sektor pertanian, nelayan, dan masyarakat di pinggiran kota. Tapi, perancang busana ini belum bisa memastikan apakah akan maju sebagai gubernur atau wakil gubernur. Dipilihnya PKB sebagai kendaraan politik, karena Poppy memandang, partai tersebut memiliki visi yang plural, menghormati perbedaan, keberagamaan dari berbagai etnis dan golongan. ''Gus Dur pun selalu mencanangkan hal itu.'' Dia juga menilai PKB sangat aktif memperjuangkan kesetaraan wanita. Poppy menilai basis filosofi partai tersebut cocok dengan dirinya. Soal restu kiai, dia mengatakan sudah berkenalan dengan kiai. (H11,H7,H37-46) |