| Rabu, 28 Nopember 2007 | SEMARANG |
Butuh Waktu Lama Pulihkan Kesehatan Penderita Gizi BurukGROBOGAN- Seorang bayi penderita gizi buruk bernama Satria Agustino (3 bulan) dirawat di RSD Soedjati Purwodadi. Anak kedua pasangan Sukisno dan Darti warga Dusun Pakis Desa Tanjungrejo Wirosari tersebut sejak tiga hari terakhir mendapat perawatan intensif di ruang Cempaka RSD. Selain menderita gizi buruk, bayi itu diketahui mengidap radang paru-paru. Berat badannya cukup memprihatinkan, tidak lebih dari 3,3 kg, jauh berbeda dengan bayi seusianya. ''Sesuai ukuran normal, bayi berusia tiga bulan seharusnya memiliki berat badan lebih dari 5 kg. Oleh sebab itu, dia perlu diberi asupan nutrisi yang cukup,'' papar Dokter Spesialis anak Muhajir didampingi dokter bangsal Triyatmi Selasa (27/11). Dimungkinkan, lanjut dia, untuk memulihkan kondisi kesehatannya dibutuhkan waktu cukup lama. Awalnya, adalah melakukan pengobatan penyakit radang paru-paru yang dideritanya. Kemudian pemberian nutrisi berupa air susu ibu agar bayi tersebut kembali normal berat badannya. Dibantu Direktur RSD Iman Santoso melalui Kabid Medik Lely Atasti mengatakan, kasus ditemukannya pengidap gizi buruk telah dilaporkan pihak dinas kesehatan setempat. Dinas selanjutnya akan memberikan bantuan supaya Satrio bisa sehat secepatnya. Sementara Sukisno, orang tua bayi, mengatakan, penghasilannya sebagai petani tidak mencukupi untuk memberikan asupan gizi secara layak pada anaknya. Penghasilannya, yang tidak lebih dari Rp 20.000 per hari sangat tidak mencukupi memenuhi kebutuhan hidup. Pria tersebut mengaku membutuhkan uluran bantuan pihak lain untuk bisa memulihkan kondisi kesehatan anaknya. Hal sama diungkapkan istrinya, Darti, yang tidak lain hanyalah seorang ibu rumah tangga. Penghasilan suaminya yang sangat terbatas, membuat ibu dua anak tersebut harus pandai berhemat. Sampai kemudian dia tidak lagi berfikir bagaimana memberikan gizi yang cukup bagi bayinya. Ketika dilahirkan, berat badan anaknya tidak lebih dari 2,1 kg. (H41-16) |