| Rabu, 28 Nopember 2007 | SEMARANG |
Rimba Jati Mukti I Raih Penghargaan PresidenGROBOGAN-Kelompok Tani (Klomtan) Rimba Jati Mukti I Dusun Pendem Desa Tegalrejo Kecamatan Wirosari mendapat kehormatan diundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam acara pekan penanaman pohon serentak di di Desa Cibadak Tanjungsari Bogor Rabu (28/11) pagi. Kelompok tani tersebut diundang Presiden terkait prestasinya mengembangkan sekaligus memanfaatkan hutan rakyat menjadi sebuah areal lahan produktif. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Edhie Sudaryanto mengatakan, selain menyaksikan secara langsung aksi tanam pohon serentak nantinya klomtan tersebut akan mendapat penghargaan dari Presiden. ''Kelompok tani tersebut dinyatakan berprestasi terkait program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GNRHL). Prestasinya adalah mampu mengembangkan lahan hutan rakyat menjadi areal produktif,'' kata Edhie kemarin. 25 Hektare Dijelaskannya, Kelompok tani dengan anggota sekitar 200 orang itu memiliki areal tanam GNRHL seluas 25 ha. Sebagian besar lahan ditanami pohon jati. Sisanya di beberapa bagian ditanami pohon mangga. Sedikitnya di areal hutan tersebut telah ditanami delapan ribu pohon jati dan dua ribu pohon mangga. Selain itu di sela-sela tanaman Jati dan Mangga sekaligus disemaikan beberapa jenis tanaman tumpangsari. Jagung, dan Kacang Tanah menjadi pilihan petani untuk melakukan tumpangsari di antara Jati dan Mangga. ''Usaha tumpangsari yang dilakukan petani berhasil dengan baik. Demikian juga dengan pohon jati dan mangga yang ada di kawasan itu,'' papar Edhie. Dalam pelaksanaan GNRHL, lanjut dia, Rimba Jati Mukti I dipercaya menjadi wakil Grobogan. Klomtan tersebut terpilih karena selama ini terbukti mampu mengelola areal hutan rakyat dengan baik. Padahal, tingkat kesulitan pengelolaan lahan ditempat itu terbilang tidak mudah. Seperti misalnya areal kelompok di perbukitan batu sehingga tidak jarang membuat petani bekerja keras dalam merawat tanaman. (H41-16) |