| Rabu, 28 Nopember 2007 | SEMARANG |
Ban Kempis, Rp 70 Juta DisikatSEMARANG- Kasus pencurian dengan menggunakan modus membocorkan ban mobil terjadi di Jl Sugiyopranoto , tepatnya di depan Pasar Bulu, Selasa (27/11) sekitar pukul 10:20. Akibatnya, uang gaji karyawan sebesar Rp 70 juta milik PT Little Giant Steel raib disikat dua pria tak dikenal mengendarai sepeda motor Suzuki Satria warna merah. Peristiwa bermula tiga karyawan perusahaan pengolahan baja yang berlokasi Kawasan Industri Candi di Jalan Gatot Subroto Semarang itu, mengambil uang gaji karyawan di Bank BCA Cabang Jl Pemuda. Ketiga karyawan itu adalah bagian kasir, Lisa Liliantini (39), bagian umum Dwi Istianto (35), dan sopir kantor Jayus (55). Mereka mengendarai Isuzu Panther H-8611-KH milik perusahaan. ''Ketika dalam perjalanan pulang menuju kantor, tiba-tiba di kawasan Tugu Muda, saya merasakan ban belakang mobil sebelah kiri kempis. Kemudian, di depan Pasar Bulu saya menepikan kendaraan,'' kata Jayus. Selanjutnya, ketiga karyawan tersebut turun dari mobil. Jayus menurunkan ban serep sedangkan kedua karyawan lainnya berteduh di emperan toko yang lokasinya tak jauh dari mobil. Tas plastik kresek warna hitam berisi uang Rp 70 juta ditinggalkan di dalam mobil yang diletakkan di depan, yakni di antara jok pengemudi dan penumpang. Sekitar lima menit kemudian, seorang pria berperawakan kurus membuka pintu depan sebelah kanan dan mengambil uang tersebut. ''Pria berperawakan kurus itu mendatangi mobil Panther dengan jalan kaki. Setelah berhasil membawa kabur uang tersebut, dia berlari menghampiri temannya yang menunggu di atas sepeda motor,'' imbuh warga RT 1 RW 5, Purwoyoso, Ngaliyan itu. Ditambahkannya, pria yang mengendarai sepeda motor itu berada di sekitar 20 meter dari mobil korban. Jayus sempat berteriak minta tolong. Namun, kedua pelaku berhasil kabur dengan mengendarai sepeda motor ke arah barat. Selanjutnya, Dwi melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polwiltabes Semarang. Petugas unit Ranmor Polwiltabes yang saat itu piket langsung menuju tempat kejadian untuk melakukan pemeriksaan. Petugas mengamankan sebuah paku sepanjang 5 cm berbentuk segitiga yang diduga kuat sengaja dipasang pelaku untuk membuat ban belakang mobil korban kempis. Hingga petang kemarin, petugas masih memeriksa sejumlah saksi. Kasat Reskrim Polwiltabes AKBP Agus Rohmat SIK, SH, MHum mengatakan, kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan. "Modus seperti ini sudah acap kali digunakan. Kita masih menyelidiki pelakunya." (H40, H21-56) |