| Selasa, 27 Nopember 2007 | PANTURA |
PDAM Tunda Penambahan 300 Pelanggan Baru
TEGAL- Akibat molornya pengoperasian menara air di Jalan Pancasila, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal terpaksa menunda penambahan 300 pelanggan baru yang telah diplot di tahun 2008 mendatang. Belum berfungsinya menara tersebut membuat debit air tidak bisa bertambah, sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan pelanggan baru. "Di tahun 2008 kemungkinan tidak ada tambahan sambungan baru. Meski kami telah mengeplot sekitar 300 pelanggan baru, rencana itu dibatalkan karena debit air tidak memungkinkan akibat molornya pengoperasian menara," ujar Direktur PDAM Hendry Purwanto. Dia menjelaskan, perbaikan menara air itu menelan dana Rp 600 juta. Selain untuk menambah debit, upaya itu ditempuh guna memperbesar tekanan air sehingga distribusi kepada pelanggan semakin lancar. Terutama, bagi daerah-daerah yang hingga kini belum teraliri. Namun, dalam perjalanannya, perbaikan itu mengalami kendala. Rekanan yang memenangi tender tersebut tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan perjanjian kontrak, sehingga akhirnya diputus. Investigasi "Persoalan utama di bak penampung yang bocor karena rekanan mengerjakan tidak sesuai bestek. Akibatnya, hingga kini tidak bisa berfungsi," terangnya. Menurut Hendry, untuk mengatasi persoalan itu, pemkot telah membentuk tim teknis. Mereka bertugas menginvestigasi kerusakan menara air. Kemudian, hasilnya diserahkan ke PDAM untuk ditindaklanjuti. Dia mengungkapkan, hingga kini total pelanggan PDAM 14.400 orang. Dengan debit yang dimiliki saat ini, penambahan sambungan sangat tidak mungkin dilakukan. Sebab, bisa berdampak terhadap tidak lancarnya pasokan air. Sambungan baru hanya diperbolehkan bagi yang bersifat tambal sulam. Maksudnya, akan dilakukan bila ada pelanggan yang mengundurkan diri. "Yang jelas, kami saat ini tengah berkonsentrasi untuk peningkatan pelayanan," tandasnya. (H38-65) |