| Selasa, 27 Nopember 2007 | OLAHRAGA |
PSISPemain Libur Tiga HariSEMARANG-Setelah bertanding melawan Pelita Jaya di Stadion Jatidiri, Minggu lalu,para pemain PSIS memperoleh libur latihan selama tiga hari. Baru pada Kamis pagi Julio Lopez berlatih lagi sebagai persiapan menghadapi Persik Kediri 12 Desember mendatang. Konsistensi permainan Lopez cs diharap bisa diperlihatkan lagi dalam empat partai sisa. Setelah menghadapi Persik di Kediri, tiga hari kemudian mereka bermain di Malang menghadapi Persema. Setelah itu anak-anak Semarang memainkan dua pertandingan kandang, yaitu melawan PSMS Medan dan PSSB Beureun. Jika berhasil mencuri poin pada laga tandang dan menyapu bersih partai kandang, peluang meraih tiket ke Superliga semakin terbuka. Selama ditangani Sartono Anwar, rekor pertandingan tandang pasukan Mahesa Jenar relatif baik. Mereka hanya mengalami sekali kalah saat lawan Persikabo Kabupaten Bogor dengan skor 1-4. Sedangkan empat partai lainnya berakhir imbang, yaitu 0-0 lawan Semen Padang, 2-2 dengan Persija, 1-1 bertemu Persikota, dan 0-0 menghadapi Persela. Sapu Bersih Untuk pertandingan kandang, Sartono mampu memimpin anak-anak asuhannya melakukan sapu bersih. Masing-masing menghadapi Persitara (1-0), Persiraja (5-0), PSDS (1-0), Persita (2-0), dan Pelita Jaya (2-1). ''Pertandingan lawan Pelita bisa dijadikan pelajaran berharga bagi tim. Jika mereka bermain stabil dan kerja keras, hasil maksimal pun akan bisa diraih,'' ungkapnya. ''Jika mampu mendulang poin penuh pada dua pertandingan saja, PSIS berpeluang besar masuk Superliga,'' tutur Manajer Teknik Setyo Agung Nugroho. Aksi menawan diperlihatkan pada pertandingan kandang lawan Pelita. Meski tertinggal 0-1, PSIS mampu membalikkan keadaan dengan memenangi partai tersebut 2-1 (1-1). Hasil itu menjadikan pasukan Mahesa Jenar semakin optimistis dan percaya diri menatap empat pertandingan terakhir. Manajer Tim Yoyok Sukawi mengacungkan jempol terhadap perjuangan para pemainnya. Penampilan mereka memperlihatkan grafik meningkat. Kondisi tersebut diharap bisa dipertahankan serta lebih ditingkatkan pada laga berikutnya. ''Para pemain sudah memiliki mental juara. Meski tertinggal lebih dulu, mereka tetap tenang dan berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Kebangkitannya membuahkan tiga poin. Perjuangan mereka membanggakan,'' ujar Yoyok. Sedangkan Agung mengingatkan Lopez cs agar tidak berpuas diri, mengingat masih banyak kelemahan dan kekurangan yang perlu diperbaiki. Salah satunya adalah penyelesaian akhir. Anak-anak asuhan Sartono Anwar kurang bisa memanfaatkan banyak peluang untuk dijadikan gol. ''Penyelesaian akhir mereka perlu diasah lagi,'' kata pengusaha konstruksi itu. (H13-22) |