| Selasa, 27 Nopember 2007 | OLAHRAGA |
Undian Piala Dunia 2010Kembali Satu Grup, Inggris Tenang, Kroasia RisauDURBAN- Inggris harus segera mempersiapkan diri jika ingin melakukan balas dendam terhadap Kroasia, tim yang mempermalukan mereka di Wembley lima hari lalu. Pintu revans itu telah dibuka setelah undian babak kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Eropa digelar di Durban, Afrika Selatan, Minggu (25/11) malam. Inggris kembali satu grup dengan Kroasia, tim yang mengagalkan impian mereka lolos ke putaran final Euro 2008. Kroasia mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley Rabu (21/11) lalu, sekaligus mengubur impian negara penemu sepak bola itu dari Euro 2008. Pada laga di Zagreb, Kroasia juga menang 2-0. Hasil undian tersebut menjadi sorotan utama dalam pengundian kualifkasi di empat zona, yang akan menghasilkan 31 negara ke putaran final di Afrika Selatan 2010. Para hadirin di Durban's International Convention Centre terhenyak saat dua negara tersebut diundi masuk Grup 6 Eropa, yang juga diikuti Ukraina, Belarus, Kazakhstan, dan Andorra. Pelatih Kroasia Slaven Bilic tak begitu senang timnya kembali bertemu Inggris. Dia sedikit risau karena lawan pasti memiliki motivasi berlipat ganda ketika menghadapi timnya. "Semua orang di Kroasia senang mendengar kami bertemu lagi dengan Inggris. Tapi sejujurnya saya sangat ingin menghindari Inggris. Ini undian yang sangat berat karena sejauh ini mereka adalah tim terbaik dari pot (unggulan) level kedua," kata Bilic. "Hanya Inggris yang ingin saya hindari. Kami tidak takut, tetapi mereka punya tim hebat dan pemain-pemain yang brilian," tambahnya. Sebaliknya, meski dua kali kalah di ajang kualifikasi Euro 2008 dari Kroasia, Inggris ternyata lebih tenang menyikapi hasil undian tersebut. Ketua FA Brian Barwick tetap menunjukkan sikap optimistisnya. "Kami harus bertanding lagi melawan Kroasia. Sekarang kami tahu apa yang harus dilakukan. Tetapi akan banyak perjalanan di grup ini untuk semua tim yang terlibat. Akan ada sebuah godaan untuk berkonsentrasi hanya pada dua tim (Kroasia dan Ukraina), tapi kami sebenarnya punya banyak pekerjaan," kata Barwick. Juara dari sembilan grup di Eropa langsung lolos ke putaran final. Delapan runner-up terbaik akan mengikuti play-off untuk memperebutkan empat tiket tersisa dari zona Eropa. Juara dunia Italia masuk Grup 8 bersama pesaing berat Bulgaria dan Irlandia. Prancis, finalis Piala Dunia 2006 di Jerman, menghadapi Rumania dan Serbia di Grup 7. Presiden Federasi Italia Giancarlo Abete mengatakan gembira dengan hasil undian tersebut. "Itu hasil undian yang bagus untuk kami. Sebagai juara dunia, kami bisa menjuarai grup ini," jelasnya. Acara Spektakuler Acara pengundian, yang dihadiri Presiden Afsel Thabo Mbeki dan sejumlah petinggi sepak bola, dilangsungkan sebagai bagian sebuah acara televisi berdurasi 90 menit yang spektakuler dan disiarkan ke 170 negara di dunia. Tidak seperti biasanya, tuan rumah masuk dalam undian karena untuk Afrika, pengundian tersebut sekaligus pengundian untuk kualifikasi Piala Afrika 2010. Lebih banyak penonton yang terhenyak ketika Nigeria berada satu grup dengan Afrika Selatan, bersama Guinea Ekuator dan Sierra Leone. Tetapi Afrika Selatan tetap akan lolos ke Piala Dunia meski mereka nantinya tidak lolos dari grup tersebut. Presiden FIFA Sepp Blatter mengatakan Afrika layak untuk menjadi tuan rumah putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya. "Ini adalah sebuah keadilan bagi benua yang telah banyak memberi kepada sepak bola. Kami ingin memberi sesuatu untuk Afrika," katanya. Duo Korea Undian juga menempatkan dua musuh politik dan ideologi di zona Asia, Korea Utara dan Korea Selatan, dalam satu grup. Korea Selatan menjadi unggulan utama Grup 3, yang juga dihuni Jordania dan Turkmenistan. Dua tim teratas setiap grup Asia akan lolos ke kualifikasi putaran akhir. Dua negara Korea itu pernah berlaga tiga kali, di mana Korea Selatan selalu menang, termasuk dalam dua kualifikasi Piala Dunia. Australia, yang bermain di zona Asia untuk kali pertama sejak pindah dari Oceania, bertemu China, Irak, dan Qatar di Grup 1. Australia dan China telah saling bertanding tujuh kali dalam laga persahabatan sejak 1975, di mana Australia lima kali menang, sekali imbang, dan China sekali menang pada 1988. Amerika Selatan tidak melakukan undian karena sepuluh negara di benua itu berkompetisi dalam satu grup, di mana empat tim teratas lolos ke putaran final sementara peringkat kelima akan melakukan play-off antar konfederasi. Eropa mendapat jatah 13 tim, Afrika enam termasuk tuan rumah, Asia dan Amerika Selatan empat. Concacaf (Konfederasi Amerika Utara dan Tengah serta Karibia) mendapat tiga tempat. Akan ada dua tiket yang diperebutkan dalam play-off, satu antara peringkat kelima Asia dan pemenang kualifikasi Oceania. Satu lagi antara peringkat kelima Amerika Selatan dan peringkat keempat Concacaf. (rtr,F3-40) |