logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 27 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Tergiur ''Uang Gaib'' Rp 30 Juta Raib

SEMARANG- Penggandaan uang melalui seorang paranormal rupanya masih dilirik banyak orang yang ingin cepat mendapatkan uang dengan mudah tanpa usaha. Padahal, penggandaan uang ujung-ujungnya adalah penipuan yang dilakukan sang paranormal.

Kejadian itu menimpa Budi Winarti (42) beralamat Jl Bukit Cemarasari II, RT 4 RW 15 Meteseh, Tembalang. Akibat tergoda ''uang gaib" yang dijanjikan paranormal berinisial AF (25) yang tinggal di Jl Kapas Tengah Genuk, uang milik korban sebanyak Rp 30 juta raib.

Budi Winarti sehari-harinya bekerja sebagai kasir di pembayaran rekening listrik PT PLN di Jl Pemuda. Suatu hari, dia berkenalan dengan salah seorang pelanggannya yang menceritakan kemampuan seorang paranormal yang bisa menggandakan uang maupun menyelesaikan persoalan hutang piutang. Karena saat itu kondisi keuangannya sedang bermasalah, korban pun tertarik. Oleh pelanggannya itu, dia diantarkan menemui sang paranormal sekitar Mei lalu.

Kepada AF, korban menceritakan permasalahan keuangan yang dialami. Paranormal itu kemudian memberikan amalan-amalan yang harus dilakukan agar keinginannya tercapai. Sebelum korban pulang, AF memintanya untuk datang lagi sendirian selepas Maghrib. Saat datang sendirian itulah, tersangka meminta korban menyiapkan uang Rp 30 juta untuk digandakan. Korban kemudian memberikan uang Rp 8 juta, sedangkan sisanya Rp 22 juta diberikan sehari kemudian.

Seperti janji paranormal, dalam waktu seminggu uang tersebut jumlahnya akan bertambah banyak sehingga korban bisa menyelesaikan permasalahannya. Namun setelah ditunggu hingga seminggu, uang yang dijanjikan tersebut tak kunjung bertambah. Korban mendatangi AF dan meminta kembali uangnya, namun paranormal itu selalu beralasan dan tak kunjung mengembalikannya. Karena tertipu, kemarin (26/11) korban melaporkannya ke SPK Polwiltabes Semarang. (H23-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA