logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 27 Nopember 2007 INTERNASIONAL
Line

Malaysia Cabut Tuduhan Penghasut

KUALA LUMPUR - Para aktivis etnik India mengklaim menang, kemarin, saat tuduhan penghasut terhadap mereka dicabut. Hal itu dilakukan sehari setelah protes antidiskriminasi mereka dibubarkan dengan gas pemedih mata dan meriam air. Sekitar 1.000 pendukung mengangkat tiga aktivis yang dibebaskan di luar gedung pengadilan sebelum terjadi ketegangan dengan pasukan keamanan di luar sebuah kuil Hindu.

''Kami mencari keadilan bagi komunitas India dan putusan hari ini menunjukkan bahwa kami membuat langkah kecil dengan arah yang benar,'' kata P Waythamoorthy, ketua kelompok hak Hindraf, yang mengorganisasi demonstrasi itu.

''Ini merupakan kemenangan bagi komunitas India di Malaysia, namun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,'' lanjutnya. Dia mengatakan hal itu setelah pengadilan menyatakan tuduhan harus dicabut karena tim penuntut tidak bisa memperoleh naskah pidato itu.

Pawai mendadak itu dibubarkan atas perintah polisi, namun Minggu lalu terlihat pemandangan tidak enak di dekat Menara Kembar Petronas di Kuala Lumpur. Sekitar 8.000 orang bentrok dengan polisi, saat para saksi mata menuturkan aparat menggunakan pentungan untuk memukul para pengunjuk rasa.

Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi membela respons terhadap protes itu - kejadian jarang di Malaysia. Menurutnya, protes itu bisa berubah rusuh jika polisi tidak turun tangan.

Tiga anggota Hindraf itu menghadapi hukuman tiga tahun penjara karena pidatonya awal bulan ini. Dalam pidatonya, mereka mengecam perlakuan istimewa terhadap etnik Melayu yang mayoritas di Malaysia.(ap-niek-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA